Jumat, 28 Oktober 2016

Tips Menyembuhkan Sariawan

Yooo.. jumpa lagi dengan saya. Kali ini saya ingin menulis tips kesehatan. Tentunya yang ringan-ringan saja. Karena nanti kalau berat, bisa-bisa saya dapat gelar Dokter.hahaha . Tips saya kali ini berhubungan dengan Sariawan. Yap, seperti kita tahu bahwa sariawan pasti terjadi pada semua manusia. Entah itu berukuran kecil, sedang, hingga besar. Tahu sendiri kan kalau sudah sariawan, mau makan apa saja pasti rasanya kurang nyaman. Sehingga kebanyakan orang-orang ingin segera cepat selesai melewati masa sariawan.

Sariawan merupakan radang pada mukosa (lapisan dinding mulut bagian dalam) yang berupa bercak putih atau kuning. Biasanya terjadi karena kekurangan vitamin C atau B, tergigit (secara tidak sengaja), minum minuman yang terlalu panas, atau buruknya kebersihan mulut. Kenapa mukosa bisa radang atau mengalami kerusakan? selain karena tergigit, ya sel epitel (lapisan terluar mulut) tidak melakukan perlindungan. Bisa karena sistem regenerasi sel yang lambat(kekurangan vitamin C atau B), terkena cairan panas. Jadinya mukosa terkikis dan jadi radang sehingga jadilah sariawan.

Sebenarnya bila imunitas kita baik maka sariawan akan sembuh dengan sendirinya. Ya 2 mingguan lama (gilee lama coy.haha). Namun dibeberapa apotek terdapat obat yang katanya bisa menyembuhkan sariawan dengan cepat. Biasanya berupa cairan yang di tetesin. Sifatnya sih cuman antiseptik agar kuman tidak mengerogoti sel yang sedang rusak tadi. Kalau penyembuhannya sih tetap secara imunitas alami dari tubuh. Nah kali ini saya kasih tips menyembuhkan sariawan. Memang sih tidak bisa menyembuhkan secara cepat dalan 2-3 hari, tapi setidaknya tidak sampai 7hari lah (menurut pengalaman). Berikut tipsnya:


- Minum jus buah yang mengandung Vitamin C atau B yang tinggi, seperti Jeruk, Jambu, Sirsak (seringnya sih ini), buah naga (buah yang vitaminnya kompleks(banyak) dan kadarnya cukup tinggi), manggis. Kalau saya sih biasanya beli sirsak 1-2 buah, lalu dpotong jadi 4 bagian (1buah 4 bagian). Sehari dimakan 1bagian, sisanya taruh kulkas. Mau diblender juga boleh, tapi airnya jangan banyak-banyak. Dimakan sore (jam 3-5 sore)
Vitaminnya paling banyak

Nah ini buah favorit. Murah, segar, dan kandungan vitamin C cukup tinggi

- Bila biasanya sehari 2 kali sikat gigi, maka porsinya ditambah 1 kali saat malam hari sebelum tidur. Tujuannya agar mulut bebas kuman. Tidak perlu keras dalam sikat gigi, asal gigi, lidah dan mulut terkena air kumur hasil sikat gigi tadi. Kalau sudah bersih nantinya luka sariawan akan regenerasi secara cepat saat kita tidur(ditambah minum jus buah tadi)

- Obat kumur gimana? saya pernah coba malah sariawan saya makin parah. Mungkin karena mukosanya makin terkikis jadinya susah sembuh. Tapi mungkin ada orang yang dengan obat kumur saja sudah sembuh. Ya bisa saja kok pakai cara ini.

- Banyak minum air putih. Tujuannya agar mulut selalu basah. Kalau kering kan malah mudah lecet. Jadinya malah nambah sariawan.

- Tidak jarang juga sariawan disebabkan karena sikat gigi yang sudah tidak higienis. Atau bahkan bulu sikat sudah kasar. Maka segera ganti sikat gigi dengan yang baru.

- Bila bibir tergigit atau terdapat luka kecil dibagian mulut (cikal bakal sariawan), coba minum minuman UC1000. Kandungan vitamin C nya sangat tinggi. Biasanya sih akan cepat selesai dalam 1-2 hari berikutnya. bila 2 hari tidak kunjung ada perubahan, maka jangan lanjutkan minum minuman ini lagi, karena lambung biasanya akan nyeri (akibat terlalu asam).  

-Kurangi makan pedas dulu, agar sariawan tidak meradang akibat pedas tadi.

Itu saja tips yang dapat saya berikan, memang tips ini tidak bisa menyembuhkan sariawan dalam 2-3hari, tapi setidaknya lebih cepat ketimbang dibiarkan saja. Semoga tipsnya bermanfaat

Minggu, 23 Oktober 2016

Legenda 3 Lensa

Akhirnya terkumpul juga niat buat nulis.haha Biasa sibuk kerja jadi mood buat nulis benar-benar hilang. Kali ini saya akan nulis tentang fotografi. Ya bukan tentang tekniknya sih, cuman info atau pengetahuan saja tentang fotografi. Dan pembahasannya pun gak teknis-teknis banget (maklum sangat newbie dibidang fotografi, DSLR aja belum punya.hahaha). Pembahasannya tentang lensa. Seperti kita tahu bahwa lensa salah satu komponen utama yang menentukan hasil dari fotografi. Tidak heran kadang nilai sebuah lensa lebih mahal dari komponen elektroniknya sendiri (pada kamera digital). Karena memang dalam proses pembuatannya membutuhkan tingkat presisi yang tinggi.

Oke itu tadi adalah basa basi sedikit soal lensa. Sekarang ke bagian intinya. Membaca kata "legenda" pastilah berhubunga dengan sejarah. Ya gak mungkin juga tiba-tiba lahir langsung jadi legenda.haha Pasti ada proses untuk mengukir sebuah julukan legenda. Nah, siapa sajakah legenda 3 sannin lensa tersebut?

Legenda 3 Lensa

Sesuai gambar, itu lah nama 3 lensa legendaris. Mulai dari jaman kamera menggunakan roll film (bahkan mungkin saat awal-awal kamera diciptakan), hingga sekarang ketiga nama tersebut merupakan legenda (bagi yang menggeluti dunia fotografi pasti tahu). Memang ketiga perusahaan tersebut tidak cuman bergerak dibidang fotografi saja namun juga bergerak dibidang telescope, mikroscope pokoknya berkaitan dengan optik. Di era fotografi modern kini mungkin ketiga nama tersebut sudah tidak terlalu bersinar lagi. Mengapa?

Sang Legenda Yang Terlalu Sempurna
Kebanyakan manusia tidak penah puas dengan apa yang diperolehnya. Selalu mencari sesuatu yang lebih sempurna dari sesuatu yang telah didapatkannya. Ketiga produk Lensa (beberapa juga bikin kamera) ini merupakan lensa yang sempurna dijamannya. Mungkin bukan negara Jerman yang menemukan kamera pertama kali, tapi justru Jerman lah paling maju dalam bidang fotografi (saat itu). Ya, gak kaget sih kan benua Eropa paling banyak menghasilkan ilmuwan-ilmuwan yang berbakat, bahkan Einstein berasal dari Jerman. Jadi ya gak kaget lah kalau ada ilmuwan atau engineer berbakat dalam bidang fotografi.

Nah pada saat itu negara Jepang (negara asal Canon dan Nikon) kalah dalam perang dunia, otomatis perkembangan fotografi negara tersebut agak tersendat. Sehingga orang-orang diseluruh dunia menggunakan produk dari negara Jerman ini. Memang kualitas gambarnya sangat bagus, dan orang-orang rela mengeluarkan uang banyak untuk memiliki kamera. Seperti sebuah kebiasaan atau watak dari ilmuwan atau engineer negara Jerman, mereka tidak pernah puas untuk membuat produk yang lebih sempurna dari produk sebelumnya. Ilmuwan atau engineer tersebut terus riset tentang lensa. Hingga pada suatu titik harga jual dari produk tadi sangat mahal. Sehingga konsumen mulai mencari alternatif produk lain yang lebih masuk akal. Nah dimasa itu lah produk fotografi dari Jepang mulai berkembang (Terlepas dari tahun perang tadi). Memang kualitas hasil fotografi tidak sebagus produk Jerman, namun konsumen merasa maklum lah. Toh, harga juga lebih murah. Dan saat itulah produk fotografi Jerman mulai runtuh sedikit demi sedikit.

Harganya 33.400 dollar US.Siapa yang mau beli?


Sang Legenda di Era Modern
Tahun 2006an mungkin merupakan tahun kebangkitan bagi sang Legenda (harapannya sih begitu). Meski memang masih survive dalam pembuatan lensa dan kamera, namun 3 lensa tersebut belum mau untuk tutup usaha. Kini, mereka mulai merambah pada fotografi modern (selain juga kamera pocket digital, prosumer dan handphone atau smartphone).Beberapa produk hasil kerjasama dengan legenda lensa Jerman sebagai berikut:
Sebenarnya masih banyak, cuman list diatas yang saya ingat
Untuk era sekarang sih meski handphone atau smartphone bekerja sama dengan nama perusahaan tersebut tidak menyita perhatian banyak orang. Karena sebagian besar konsumen juga awam soal 3 brand lensa tersebut. Ditambah lagi nama brand pembuat handphone atau smartphone lebih dominan ketimbang nama lensa tersebut. Tapi setidaknya sejak tahun 2006an beberapa perusahaan handphone membuat taktik yang cukup kreatif agar produknya lebih dikenal. Ya seperti LG yang ternyata kerjasama dengan brand Schneider Kreuznach sudah sangat mesra. Terbukti banyak produk LG yang menggunakan lensa Jerman ini.

Apa sih daya tariknya lensa Jerman ini?
Ya kalau dismartphone atau handphone saya sendiri belum pernah coba bandingin secara detail. Cuman saya punya produk kamera digital hasil kerja sama dengan salah satu legenda 3 lensa Jerman tadi. Memang bila dibandingkan dengan kamera digital pada jamannya, hasilnya benar-benar sangat berbeda (maksudnya lebih baik.haha). Dari segi ketajaman gambar terutama. Kalau soal warna yang dihasilkan mungkin pengaruh dari sensornya (kalau dibandingkan dengan jaman sekarang yang sudah lebih real dan natural). Seperti gambar dibawah ini:
- Kamera Panasonic Lumix DMC LC 50 (3.2 MPx)

Layarnya imut

Made in Japan coyy. Sejak tahun 2006

Lensa LEICA
- Hasil Jepretan


Malam hari tetap fokus tajam, padahal masih 3.2 Mpx

Atau seperti Kamera Digital Sony (lupa tipenya, pokoknya produksi tahun 2006) dengan lensa Carl Zeiss. Seperti dibawah ini:

Resolusi masih VGA (0.3 MPx)

Weh, ada yang bening.haha

Info Kamera
Objek pada gambar benar-benar tajam.Nah, itu hasil dari kamera digital dengan lensa Jerman, bagaimana dengan kamera pada smartphone yang bekerja sama dengan lensa Jerman? berikut hasil gambar yang sudah bertebaran di google:
Panasonic DMC CM1 Leica
https://www.dpreview.com/sample-galleries/5256306107/panasonic-lumix-cm1-sample-gallery

Oppo N3 Schneider Kreuznach
http://www.trustedreviews.com/oppo-n3-review-camera-page-3

Microsoft Lumia 640XL Carl Zeiss
http://www.windowscentral.com/microsoft-lumia-640-xl-camera-sample-gallery

Dapat disimpulkan bahwa memang hasilnya sudah terbilang sedikit diatas rata-rata (tapi mungkin bukan yang terbaik). Sehingga konsumen yang memiliki smartphone dengan lensa Jerman ini merasa PD untuk menggunakannya. Anai saja brand smartphone terkenal saat ini bekerja sama salah satu 3 lensa Jerman ini. Hmmmmm pasti persaingan hasil fotografi sangat memanas.haha


Yap, itulah info yang bisa saya sampaikan mengenai fotografi. Cerita di atas berdasarkan informasi pada majalah fotografi. Ya silahkan percaya atau tidak toh saya gak mewajibkan untuk percaya.haha.

Rabu, 21 September 2016

Dibalik Apesnya Samsung Galaxy Note 7

Yooo jumpa lagi dengan saya. Maaf karena lama tidak menulis tentang smartphone. Ya biasa punya kesibukan pekerjaan yang padat. Oke kali ini saya akan bahas tentang apa yang akan terjadi setelah kejadian apesnya Samsung Galaxy Note 7. Ya ini sih cuman ramalan saja, tapi ramalan yang tidak perlu di anggap serius(karena saya bukan peramal haha). 

Mungkin banyak pembaca sudah tahu kan berita apesnya Galaxy Note 7? jadi saya tidak perlu capek-capek jelasin beritanya. Karena saya sendiri tidak mengetahui sebab kejadiannya(secara pasti). Jadi, lebih baik bahas hal-hal apa yang akan terjadi saja. Dimulai dari pihak Samsung saja.


5 tahun lebih menjadi Raja Smartphone Android, ditahun 2016 ini Tuhan sepertinya sedang menguji pabrikan asal Korsel ini. Memang bagi manusia, umur perusahaan yang sudah tua ini pasti agak mustahil bila melakukan sebuah kesalahan. Namun, ya itu lah apes, siapa yang dapat prediksi? step by step dalam menelurkan produk flagship dari tahun ke tahun memang cukup sempurna. Tidak terlalu lama, namun tidak terlalu cepat. Untuk Galaxy S series mungkin penomorannya urut. Namun, untuk Galaxy Note justru aneh, karena angka 6 dilewatin. Apakah itu merupakan biang apesnya? wah saya sih bukan pakar nomer-nomer.haha. Efeknya ya bisa dilihat sendiri. Untuk jangka panjang pasti mudah tetlihat, yaitu kerugian materi karena harus ganti rugi produk yang konsumen beli (recall, ganti rugi kerugian korban, trade in). Untuk jangka panjang adalah brand image yang turun. Namun efek ini hampir bisa dipastikan terjadi, hanya saja seberapa turunnya brand image hanya Tuhan dan Samsung yang tahu. Dari imbas brand image tadi, juga merembet ke next produk seri flagshipnya. Otomatis, samsung juga harus benar-benar membuat produk yang lebih sempurna lagi.

Mengenai perusahaan Samsung yang bakal bangkrut, entah lah. Saya rasa tidak akan terjadi 1-3 tahun kedepan(entah setelah tahun itu.haha). Sebelum membuat smartphone pun Samsung mengalami masa yang lebih pahit lagi kan? tapi toh tetap survive. Yaaa semoga saja Samsung bisa lebih inovatif lagi, dan mampu menghasilkan produk lebih baik lagi tidak hanya lini flagship high end saja.

Sekarang, perusahaan mana yang akan untung? dan smartphone flagship mana yang akan bersinar di tahun ini?
Siapa lagi pesaing utama Samsung kalau bukan Apple. Yap, timing peluncuran Iphone 7 benar-benar sangat tepat. Entah memang takdir, atau konspirasi dari pihak Apple (haha ngayal dikit lah) apapun itu. Apple benar-benar sangat diuntungkan. Beberapa bulan-bulan belakangan ini memang penjualan smartphone buatan Apple sedang mengalami penurunan secara global. Entah karena smartphone Android lebih menarik, atau Iphone sudah kehilangan pesona atau bahkan konsumen menahan uang untuk menunggu Iphone 7.Nah, saatnya lah Apple harus mengambil kesempatan emas ini secara baik-baik. Kapan lagi bisa bertarung dengan musuh yang sedang apes?
Desain ya boleh lah, fitur upgrade dari sebelumnya.

Smartphone beda OS juga bersinar, lalu smartphone Android mana yang akan bersinar juga?
Ya kita lihat penjualan nomer 2 - 5 kelompok smartphone OS Android diduduki brand China. Seperti Huawei, Lenovo, Oppo, Vivo, Xiaomi. Namun apakah bisa mengambil alih posisi nomer 1 dalam penjualan smartphone Android? sayangnya untuk tahun ini mungkin belum bisa, kalau tahun 2017 mungkin bisa dalam catatan bila Samsung tidak comeback dengan amunisi yang bagus (tidak cuman flagship, toh kelas menengah dan bawah bisa dimaximalkan). Tapi, kalau kelas flagship mungkin Huawei bisa mengambil alih pemimpin penjualan. Dilihat image produk Huawei masih dinilai lebih bernilai lebih ketimbang brand lain dari rekan senegaranya. Jadi ya harusnya Huawei bisa memanfaatkan timing ini.
Huawei P9

Bagaimana dengan brand smartphone yang sudah exist lama seperti LG, Sony, HTC,dll?
Ya susah juga sih, LG dengan G5 kurang begitu memikat hati dari segi desain, Sony lewat Xperia X juga jarang yang menilai smartphone premium (kalau dinilai premium, pasti sudah menguasai atau bersaing dikelas flagship high end dalam hal penjualan). HTC serie 10 pun sama nasibnya dengan LG G5. Oh ya sebenarnya LG masih punya produk LG V20 yang secara spesifikasi termasuk flagship. Ya kayak Galaxy S dan Galaxy Note gitu lah. Produk LG ini baru diperkenalkan bulan September ini, jadi ya kita belum bisa lihat sepak terjangnya.

Meski fiturnya anti mainstream (pioneer smartphone modular), namun modelnya terlalu sederhana
Desain mungkin bisa dikatakan premium, namun sebagian besar orang tidak demikian.
Flagship yang terlupakan
Salah satu flagship LG selain G series

Adakah brand yang tergolong pemain baru namun berpotensi bisa bersinar di kelas flagship?
Sebenarnya sih ada, cuman potensinya belum begitu bagus. Asus. Yap, brand ini barus saja melepas produk generasi 3, yaitu Zenfone 3 series. Untuk kelas flagship, Asus mengandalkan Zenfone 3 Deluxe yang pertama kali menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 821. Otomatis untuk saat ini smartphone ini paling memiliki performa tinggi dikelas smartphone Android. Untuk desain, Asus pun benar-benar tampil all out dengan material metal. Ya soal selera desain sih relatif,mungkin ada yang suka namun juga ada yang tidak suka. Untuk masalah harga, nah ini menjadi pro kontra yang sengit. Memang dari spesifikasi sudah sekelas Galaxy Note 7, LG V20, HTC 10, dan smartphone flagship lainnya, namun harganya pun juga ikut bersaing dengan kelas smartphone flagship tadi. Ya, selama ini sih smartphone Asus membuat produk dikisaran harga 3-4 juta kebawah. Ya, boleh dibilang harga yang bersaing dengan smartphone flagship tadi saya katakan "wajar". Toh secara desain, spesifikasi serta aftersales juga bisa bersaing juga. Biarkan konsumen yang menilai. Toh siapa tahu bisa sukses. Kalau tidak sukses ya harap maklum. Setidaknya Asus pernah mencoba (kayak judul lagu saja.haha)
Desain boleh lah premium, performa juga garang, apakah sukses?

Oke itu lah ramalan yang akan terjadi hingga akhir tahun 2016. Masalah terjadi atau tidak itu bukan jaminan lho.hahaha namanya juga berusaha meramal. Benar-benar terjadi ya berarti ramalan saya akurat, bila tidak ya sudah anggap saja buat bahan bacaan.hahha. Cukup sekian tulisan ini semoga bermanfaat.

Minggu, 11 September 2016

Nasib Sial Saat Berkendara, Beneran Ada?

Sebelum membahas tema yang ada pada judul, luangkan waktu 1menit untuk melihat video dibawah ini.




Nasib sial? emang ada? mungkin yang sering sial pasti percaya soal ini, atau yang sering beruntung pasti gak pernah percaya soal nasib sial (Dewa Judi contohnya,haha). Nasib sial pasti ada disetiap kegiatan manusia. Baik makan, mandi, tidur, bahkan saat mengendara. Kali ini saya akan bahas makna video di atas terhadap kehidupan sehari-hari.

Kita lihat Scene awal dari video tersebut adalah sebuah kecelakaan sepeda motor dengan mobil. Sepeda motor yang merupakan kelas superbike (masih ingat kan kapasitas mesin superbike di artikel dulu ) pasti kecepatan 150 Km/h pasti mudah didapat. Nah apakah superbike yang kecelakaan tadi karena terlalu kencang?

Discene berikutnya adegan kecelakaan tadi flashback secara halus. Mulai dari menabrak mobilnya, hingga apa yang dilakukan pengendara superbike sesaat sebelum kecelakaan. Terlihat memang superbike melakukan pengereman mendadak yang sangat kuat, hingga sepeda motor tidak dapat berhenti dititik kecelakaan. Lalu berapa kecepatan sebelum melakukan pengereman? yap, sang narator memperlihatkan kecepatannya yang tertera di speedometer adalah 68 Km/h. Tidak terlalu kencang bukan? lalu kenapa bisa kecelakaan? jawabannya ada dicuplikan gambar dibawah ini:

Lihat yang ditandai lingkaran merah
 Mobil yang hendak menyeberang dipertigaan tertutupi oleh sebuah pick up. Sehingga pengendara superbike terlambat untuk menyadari keberadaannya. Lalu ketika mobil sedan tersebut menyebrang, maka pengendara superbike terlambat untuk melakukan pengereman. Yang akhirnya menabrak mobil sedan tersebut. 

Sang narator merekomendasikan untuk menjaga kecepataan sepeda motor untuk dikisaran 60 Km/h. Mungkin kecepatan ini tidak tergolong terlalu cepat, namun tidak juga terlalu lamban. Lalu apa yang terjadi bila superbike melaju dikecepatan 60 Km/h? di scene terakhir, Superbike mampu menurunka kecepatan dan melewati mobil sedan dengan selamat.

Mungkin bagi yang sering naik sepeda motor di keramaian kota akan sering menemui hal demikian. Ya, itu lah salah satu nasib sial. Tinggal kita cepat tanggap dalam masalah tersebut atau tidak. Namun, sebagus-bagusnya reflek manusia kalau dalam kendaraan kecepatan tinggi pasti akan kesulitan juga kalau menghadapi masalah tersebut. 

Memang video di atas cuman fiksi editan video saja. Tapi, pelajaran yang berharga adalah: 

Memperlambat tidak akan membunuhmu
Mengebut memang enak. Cepat sampai, adrenalin terpacu. Tapi, jangan lupa, kesialan datang kapan saja dan dimana saja. Jadi, apa salahnya kita berkendara secara wajar? memang tidak menjamin 100% membuat kita selamat, setidaknya kita berusaha untuk selamat kan?

Rabu, 31 Agustus 2016

Brand Image Motor Jepang

Yoo... jumpa lagi dengan saya sang penulis kawakan (kawakan jarang nulis maksudku.haha). Kali ini saya akan nulis tentang hal ringan. Ya ringan sih tapi kalau dipikirkan pasti sangat berharga juga. Sesuai judul saya akan menulis tentang brand image motor Jepang. Awalnya sih saya ingin kasih judul, filosofi motor Jepang, tapi kalau kata "filosofi" kaitannya dengan cara pandang individual yakni sang desainer. Sementara brand image kaitannya dengan pandangan masyarakat luas. Oh ya maksud dari "motor" disini adalah sepeda motor lho. Bukan mobil atau dinamo. 

Oke, kata "brand image". Pasti kaitannya dengan konsumen. Konsumen mempunyai suatu penilaian yang bersifat universal. Dalam arti mayoritas konsumen punya kesamaan cara berpikir. Nah, produk sepeda motor yang beredar di Indonesia adalah produk dari beberapa negara. Seperti Jepang, India, Itali, Jerman dll. Lha kok brand Eropa masuk? kan itu moge (motor gede) saja? ya kan namanya tetap sepeda motor. hahaha. Oke, lanjuy. Setiap produk dari negara lain pasti punya ciri khas (ya gak khas amat sih). Entah itu soal desain, harga, kualitas hingga nilai prestige. Nah, sisi-sisi tersebut tiap produk pasti berbeda nilainya. Dari sisi-sisi tersebut terciptalah yang namanya brand image. Yaitu pandangan konsumen terhadap sebuah produk dari berbagai aspek atau sisi. Di tulisan ini saya akan bahas tentang brand image khusus produk Negara Jepang dari berbagi sisi. Tujuannya sih satu, agar para pembaca tahu dan kenal tentang produk motor negara Jepang secara mendalam. 

Sebelum itu saya akan menjelaskan standard penilaian yang nanti saya gunakan pada penjelasan dibawah. Agar para pembaca dalam membaca penjelasan bisa mendapat gambaran yang lebih jelas. Berikut standard penilaian yang saya gunakan:
- Kurang
- Cukup
- Bagus
Oke saatnya kita bahas gimana sih brand image motor Jepang dari berbagai sisi:


Desain
Nilai: Bagus
Hal pertama adalah desain. Masalah desain sepeda motor Jepang paling jempolan. Mengikuti jaman, dan perubahannya dikisaran 3-5 tahun (beberapa produk memiliki life cycle lama, karena memang modelnya sudah futuristik dan peminatnya masih banyak).  Engineer pabrikan motor Jepang seringnya membuat survey untuk menentukan arah desainnya next produk mereka. Harapannya sih agar mayoritas konsumen suka dan akan membeli produk tersebut. Lihat saja contoh sepeda motor bikinan Jepang dibawah ini:

Keren-keren dan dari tahun ke tahun berbeda-beda kan?
Superbike Tahun 90an
Superbike 2010an


Harga
Nilai: Cukup
 Ini adalah salah satu point terkuat dari sepeda motor dari negara Jepang. Yap, harga. Dibanding dengan sepeda motor brand negara lain, sepeda motor Jepang terkenal dengan harga yang masuk akal. Masuk akal gimana? ya harga yang dibayarkan sebanding dengan kualitas. Harganya memang bukan yang paling murah (karena masih murah sepeda motor dari negara India, Cina dan Korea), tapi kualitasnya sangat awet. 


Teknologi
Nilai: Bagus
Teknologi dari sepeda motor negeri Sakura ini juga sama dengan desainnya. Sama-sama ngikutin jaman. Saya rasa engineer pabrikan Jepang benar-benar menggunakan teknologi dari jaman ke jaman. Misal, mesin 4 silinder, 2 silinder, 3 silinder, injeksi, teknologi metalurgi yang terbaru, bahkan sampai teknologi knalpot yang membuat power sepeda motor standard bisa kencang namun ramah lingkungan pun Jepang kembangkan.Yah itulah Jepang, membuat teknologi yang harus bisa ngikutin jaman dan selera konsumen. Prinsip dasar dalam membuat sepeda motor adalah berikan apa yang konsumen inginkan, maka konsumen akan membelinya. 

Mesin 4 silinder, lebih kompleks dan powerfull

Sampai knalpot saja dibikin teknologi

Gak cuman motor Italia saja, Jepang juga bisa bikin

Reliability (Kehandalan)
Nilai: Bagus
Karena teknologinya paling maju, otomatis soal bikin kendaraan yang tingkat handalnya tinggi pasti mudah. Balik lagi ke konsumen, agar konsumen banyak yang beli. Karena banyak yang beli, otomatis juga pabrikan mendirikan jaringan service dibanyak tempat. Ujung-ujungnya sepeda motor jika rusak atau saatnya service dapat dengan cepat diperbaiki. 
 
Nilai Prestige
Nilai: Cukup
Yap, saya beri nilai cukup. Mulai dari sepeda motor jenis Superbike hingga sepeda motor bebek, nilai prestige dari brand negara Jepang biasa-biasa saja. Kok bisa? ya itu tadi, efek dari banyak yang laku membuat nilai prestige dari produk jadi turun (memang tidak sampai parah). Karena konsumen menilai banyak yang mampu beli dan jumlahnya banyak ditambah lagi harganya terjangkau. Klop sudah. Tapi gak masalah lah, yang penting bisa dipakai dan gak rewel.

Orang yang sangat kaya, pasti beli yang merah ketimbang yang hijau


Yap, itulah gambaran terhadap produk sepeda motor negara Jepang. Intinya sih memiliki image terjangkau, handal, dan irit. Nah untuk mencapai image tersebut, dibutuhkanlah riset dan pengembangan yang tidak lama. Sehingga dari tahun ke tahun sepeda motor Jepang cenderung muncul teknologi atau model baru. Tujuannya satu, agar konsumen membeli produknya.

Sekian terima kasih. Semoga menginspirasi.

Selasa, 30 Agustus 2016

(VOTING) 100ribu, Dibagi 2 atau Dibagi 4?

Dalam rangka ingin berbagi rejeki pada pembaca setia (maksudnya setia untuk tidak setia membaca blog ini.haha). Kali ini saya hendak mengadakan Quiz dengan hadiah Pulsa sebesar 100ribu. Cuman Kalau hadiahnya pulsa 100ribu untuk 1 orang kayaknya kurang asyik. Karena pemenang itu butuh lebih dari 1.haha. Nah masalahnya ini saya bingung, mau dibagi 2 atau 4. 

Kalau dibagi 2 jadinya 50ribu untuk masing-masing pemenang. Tapi lumayan buat tambahan untuk paket internet (bagi yang 50ribu dapat 8GB pasti mantap). Sisi gak enaknya yang menang cuman 2. Maka kesempatan untuk menang makin tipis. Sedangkan dibagi 4 masing-masing 25ribu. Enaknya sih yang menang lebih dari 2 orang. Kesempatannya makin besar. Gak enaknya sih Jaman sekarang 25ribu buat paketan internet gak dapat kuota banyak. Buat memperpanjang paketan 8GB masih kurang 25ribu. 

Jadi saya mohon bantuan untuk memilihkan kira-kira enaknya dibagi 2 atau 4? cara votingnya cukup mudah:

Ketik: angka "2" (tanpa petik). Bagi yang ingin hadiahnya dibagi 2 orang.
Ketik: angka "4" (tanpa petik), Bagi yang ingin hadiahnya dibagi 4 orang.

Cara votingnya cukup ketik komentar dengan angka 2 atau 4 di postingan yang saya post di Forum Facebook "Komunitas Android Indonesia". Dan durasi votingnya saya batasi 2 hari sejak saya posting di Forum tersebut. Jika ngetik angka lalu ditambahin kata-kata lain, maka tidak akan saya hitung votingnya.

Quiznya kapan? tenang pantengin aja blogku. Gak lama kok. Gak sampai bulan Oktober. Jadi awasi terus blognya (bahkan tidak menutup kemungkinan quiznya mulai jam 12 malam lho.haha)

Smartphone dan Pacar, Apa Hubungannya?

Baca judulnya mungkin bingung. Apa hubungannya? bila dipikirkan secara biasa memang tidak ada hubungannya. Masak benda mati dikaitkan dengan benda hidup.Tapi, kalau sedikit kita kaitkan antara mereka berdua, pasti akan membuat cara berpikir kita terhadap kedua benda (maaf kalau tersinggung.haha) akan sama. Oke, tujuan dalam penulisan kali ini agar kita semua bisa instropeksi diri terhadap cara berpikir kita yang mungkin saja salah (tapi tidak sepenuhnya salah). Sehingga nantinya kita bisa lebih menghargai kedua benda tersebut bahkan bisa menghargai orang lain. Kok bisa? Makanya dicoba saja.hahaha

Tulisan ini saya gunakan dengan metode percakapan yang pernah saya alami (pengalaman pribadi). Dan juga tidak ada teori dasar didalamnya. Mungkin yang ada logika-logika yang orang lain pasti akan setuju. Oh ya, karena ini ada kaitannya smartphone dan pribadi orang lain, maka saya samarkan saja namanya, agar tidak ada yang tersinggung. Dalam percakapan ini ada 2 orang yang terlibat, yaitu saya dan teman saya bernama Tio (nama samaran). Sedikit penjelasan tentang Tio, dia orangnya tidak terlalu tampan, Tidak ada prestasi yang menonjol, dia setia kawan, tapi agak egois dan selalu ingin menang sendiri (maklum orang tuanya juga kaya). Tio sangat jarang bergaul dengan cewek, alhasil kalau ngobrol sama cewe yang cantik, pasti gugup dan tidak asyik. Pada suatu hari...

Tio :" Hoi bro, mana katanya beli smartphone baru kemarin."
Aku : (Lagi Asyik main game dari smartphone baruku) "Nih, lagi nyobain game GTA San Andreas."
Tio :"Beli Smartphone merk X ? itu kan OSnya "H"."
Aku :"Terus kenapa?" (Masih konsen ngegame)
Tio :"Ya elah bro, gak ngikutin jaman nih. Sekarang jamannya smartphone OS "J". Itu lho yang merknya  Y. Banyak orang terkenal pakai itu. Bentuknya bagus. Fiturnya juga canggih. Tampilannya elegan coy."
Aku :"Terus kenapa dengan smartphone merk ini?"
Tio :"Murahan coy, tahu gak kelemahan OS "H"? mudah ngelag, dan boros baterai. Pokoknya gak enak lha."
Aku :"Perasaan gak tuh, dari tadi main game berat lancar aja. "
Tio :" Ya elah cuman satu game doank, coba sekalian download, main musik, pasti deh ngelag."
Aku :"Ohh gtu, emang smartphonemu yang merk Y bisa?"
Tio :"Pasti bisa lah, kan OSnya "J". Ringan, dan juga irit baterai. Aplikasi-aplikasinya juga banyak. Dan gak bakal ngelag.Makanya pilih aja merk Y. Toh uangmu banyak dari hasil nabung lama. "
Aku :"Gak lah. Males sudah terlanjur beli."

Pertama yang saya rasakan waktu itu ya agak panas juga. hahaha udah capek-capek nabung dan browsing sana sini tentang smartphone yang pas dengan budget dan keinginan, tapi teman saya yang akrab malah bilang gitu. Mungkin apa yang dikatakan memang sebuah fakta. Yap, fakta yang ada dasarnya (pengujian-pengujian dari pihak yang berkompeten).. Tapi apakah saya salah kalau hati saya agak panas ketika teman saya bilang demikian? saya rasa tidak. Karena saya membeli smartphone karena saya merasa ini pilihan tepat dan benar menurut saya. Dan juga saya sangat menikmati smartphone ini. Memang apa yang dikatakan Tio soal smartphone saya ada benarnya (meski ada bagian yang salah juga). Maka suatu hari saya coba balas apa yang saya rasakan ini dengan cara yang berbeda namun sedikit kasar (gak kasar banget lah.haha).

Aku :"Yo, boleh pinjam flashmu?"
Tio :"Nih bro. Emang buat apa?"
Aku :"Ngopi presentasi. Eh masih pacaran sama Julie?"
Tio :"Yap. Makin hari kami makin mesra aja.haha. "
Aku :"Oh gtu, yakin emang sudah benar-benar suka dan sayang?"
Tio :"Yakin lah, dia sudah benar-benar ngertiin aku. Perhatian sama aku. Aku pun juga perhatian sama dia, dan yang paling penting gak aneh-aneh lah kayak cewek sekarang. "
Aku :"Jiah padahal kan Julie wajahnya biasa aja. Postunya juga gak istimewa. Emang pintar dalam hal pelajaran. Tapi stylenya itu lho, hmmmm biasa banget. Bahkan mungkin cupu."
Tio :"Itu kan menurutmu bro, menurutku beda. Toh aku menikmati hubungan ini. "
Aku :"Sangat disayangkan. Padahal kamu kan kaya Yo, dapetin cewek cantik, manis dan sexy kan mudah. Tinggal bawa BMW papamu pasti langsung lengket. "
Tio :"Dalam hal hubungan itu gak perlu mandang fisik coy, asal kita nyaman, dia nyaman, kita menikmati, dia menikmati, ya sudah jalanin saja sampai akhir. "
Aku : (Nunjukin foto cewek ke Tio) "Yakin gak mau pacarin dengan cewek ginian? cantik, manis, baik, dan mereka gak matre lho. "
Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi
Tio :" Itu yang pakai baju hitam pasi matre lah. Udah gitu pasti nyari yang ganteng. Sedangkan aku kan jelek."
Aku :" Halah, kan yang penting dapat cewek cantik, manis dan sexy. Cuman modal mobil BMW doank pasti bisa. Ya emang kadang beliin baju dan makan direstoran mewah. Tapi kan yang penting hati senang bisa memiliki cewek seperti itu. "
Tio :"Emang kenapa kalau nanti aku nikah sama Julie?"
Aku :"Waduh, aku sih gak bisa jamin kamu bisa gak bosan sama Julie. Kan Julie wajahnya pas-pasan. Belum lagi bodynya biasa aja. Yakin deh, kalau nikah 1-3 tahun pasti akan bosan. Apalagi nanti anakmu  wajahnya akan biasa aja. Rugi deh kalau gak bisa dapetin cewek seperti mereka. " (kayaknya aku agak keterlaluan.hehehe)
Tio :"Kampret kamu. Bodoh amat sama mereka, yang penting aku sayang dan aku cinta Julie. Dah mana flashdiskku. Teman apa kamu ini. Masalah selera cewe aja disalah-salahin. " (Meninggalkan aku dengan nada judes)

Wah cara balasku agak kasar nih. Tapi ceritanya masih berlanjut lho.

Besoknya aku BBM si Tio.

"Hoy bro. Maaf ya kemarin balas dendamku agak kelewatan. hehe. Niatku kemarin balas dendam plus ngasih sedikit pencerahan. Kemarin saat kamu bilang smartphone merk X jelek lah, kurang gaul, mudah lag, dsb. Sebenarnya aku agak panas juga dengarnya. Ya mungkin manusiawi juga ngerasain demikian. Barang yang sudah susah-susah kita  dapatkan harus di ejek orang lain. Tapi mungkin juga ejekannya itu adalah fakta. Cuman rasa tetap aja panas dengarnya. Ya sama aja dengan aku ngejek pacarmu, Julie. Mungkin bagimu dia spesial, dan kamu sangat susah dapetin perhatian dan cintanya. Dan ketika aku ejek tentang Julie toh secara manusiawi pasti panas juga. Menurutku yang aku ucapin kemarin memang sebuah fakta. Tapi tetap saja kan bikin panas waktu kamu dengarkan? ya itulah yang aku rasakan. Mungkin memang smartphone dengan cewek dua hal yang berbeda. Satunya tentang gadget, satunya soal teman spesial. Tapi persamaannya adalah kita butuh perasaan untuk menggunakannya. Saat perasaan itu diciderai oleh sebuah fakta yang memang pahit, ya secara manusiawi kita akan kesal. Yang bisa dilakukan ya kita harus saling menghargai. Kalau saja kamu tidak bicara seperti itu, pasti aku tidak akan kesal dan tidak akan balas dendam. Begitu juga sebaliknya. Kalau aku menghargaimu pasti aku tidak akan berbicara jelek soal Julie. Ya semoga pertemanan kita masih berlanjut. Kalaupun tidak aku cuman bisa minta maaf. "

Itulah isi BBM yang aku kirim ke Tio. Dan baru 5hari kemudian Tio baru menyapaku lagi. Ya kita sudah tidak membahas kemarin lagi. Yang kemarin biarlah berlalu. Asal kedepannya tidak terulang lagi. 

Lesson Learned yang dapat kita pelajari:
- Apa yang kita anggap baik, belum tentu orang lain berpikir sama dengan kita. Apa yang orang lain anggap buruk, belum tentu kita juga berpikir sama. 
- Hargailah pilihan orang lain, karena kita tidak tahu apa yang mereka cari dari pilihan tersebut. Apakah sekedar senang? sekedar terlihat berharga? sekedar mengikuti trend? ya terserah mereka.
- Tidak ada pilihan yang salah dalam memilih barang, yang ada kita menikmati atau tidak. Kalau tidak menikmati, silahkan ganti dengan yang lain tanpa mempengaruhi pilihan orang lain yang belum tentu pemikirannya sama.
- Manusia itu unik, yang mereka pilih bukan yang paling sempurna, paling hebat, dan paling populer, tapi yang mereka pilih adalah yang paling bikin mereka nyaman. 
- Kita memang mampu membeli berbagai barang dengan merk yang berbeda. Tapi kalau hati kita suka pada merk tertentu. Apakah salah? Apakah beli barang yang mahal atau secara spesifikasi lebih baik pasti hati kita senang? belum tentu. Apakah beli barang yang sempurna pasti akan nyaman? bisa iya, bisa juga tidak. Tergantung selera masing-masing.

Yah itulah pelajaran yang dapat kita petik. Silahkan simpulkan sendiri pelajaran yang dapat kita petik. Semoga kalian bisa lebih terbuka cara berpikirnya. Kan rugi, sudah baca panjang lebar, tapi masih tidak berubah cara berpikirnya. kecuali memang niatnya sudah buruk. Jadi orang buruk kok suka. Situ sehat? hahaha. Dan saya rasa logika-logika di atas hampir semua orang akan berpikir setuju. Kalau tidak? sepertinya anda terlalu egois.haha



DISCLAIMER: Bagi yang merasa memiliki foto-foto di atas, saya ucapkan mohon maaf bila terpasang diblog saya. Dan deskripsi dari penggambaran foto di atas adalah tidak benar (maksudnya bagian yang negatifnya lho.haha). Dan foto di atas hanya ilustrasi, karena sesungguhnya ketika saya tunjukkan ke Tio, fotonya bukan pakai foto itu.hehehe Mohon maaf lho ya.