Sabtu, 20 April 2019

Filosofi Memanaskan Mesin

Long Time No See Blogspotku tercinta (cinta sih tapi malas untuk nulis.hahaha) Ok, pembaca sekalian kali ini saya akan membahas tentang permesinan otomotif lagi.Ya maklum untuk bahasan tentang Smartphone saya rasa belum ada materi yang bisa saya sajikan. Tapi, pasti bila ada yang menarik saya akan bahas diblog ini. Sesuai judul saya akan pembahas tentang "Memanaskan Mesin". Memanaskan mesin disini dalam artian bukan mesin dibakar pakai bensin biar membara yah.hahahaa. Dalam bahasan ini saya mencoba untuk memberi ilmu tentang makna atau filosofi dasar kenapa mesin kendaraan perlu melakukan pemanasan. Karena yang beredar dimasyarakat sih sebagian memang sudah benar, namun ada yang sesat juga. Seperti mesin modern (injeksi maksudnya), tidak perlu melakukan pemanasan, karena sudah injeksi. Adalagi bilang kalau memanaskan mesin harus lebih dari 5 menit, biar akinya ngisi sempurna. Apakah hal-hal yang demikian benar? mari saya jelaskan lebih lanjut.

Seperti kita tahu, mesin bakar membutuhkan proses yang namanya memanaskan mesin atau dalam bahasa Inggrisnya Warm Up. Proses memanaskan mesin disini dapat diartikan proses menjalankan mesin pada RPM yang telah disarankan pabrikan dalam waktu tertentu hingga kendaraan siap untuk dijalankan. Ya ini sih istilahku sendiri,haha Tapi saya yakin semuanya pasti setuju. Jadi parameter yang diperhatikan adalah RPM dan waktu. Jadi, memanaskan mesin gak asal dinyalakan tanpa memperhatikan RPM yang telah ditentukan pabrikan atau bahkan waktu yang seenaknya sendiri. Saya pernah tanya ke seorang dosen mesin yang sudah lama sekali mempelajari mesin bakar pada salah satu Universitas Negeri di Malang, kebetulan beliau ayah dari teman saya. Saya bertanya begini, "Pak, sebenarnya apa maksud dari mesin kendaraan harus dipanaskan? kan lebih efisien nyalakan mesin, tunggu 10 detik langsung dijalankan." Beliau menjawab begini :

"Saya jelaskan langsung ke filosofi dasarnya saja yah. Nanti kalau ada yang tidak paham langsung tanyakan. Jadi begini, Saat mesin itu dalam keadaan dingin (tidak digunakan dalam waktu lebih dari 4-6 jam) oli yang sebelumnya bersirkulasi didalam blok mesin pasti akan turun ke bak penampungan oli yang berada pada paling bawah. Pasti tahu kan fungsi dari oli atau pelumas itu yaitu melumasi komponen yang bergerak agar tidak terjadi gesekan atau bisa dikatakan meminimalkan gesekan. Bagaimana bila komponen yang bergesekan tidak ada pelumas? cepat aus, baret, bahkan berisik, juga akan panas karena gesekan.Nah, kembali ke oli, kan tadi posisi oli berada pada paling bawah. Bayangkan saja kalau mesin dingin, dinyalakan, kemudian langsung digunakan pada RPM 3000 ke atas, sementara oli belum merata melumasi ke bagian yang penting. Pasti bagian yang penting tersebut akan cepat aus, bisa saja baret. Bila terjadi perubahan bentuk dikarenakan aus atau baret, pasti kinerja mesin akan tidak sempurna. "

Mesin Keadaan dingin. Bagian Coklat adalah oli yang mengendap saat dingin.


Saya langsung tanya lagi, "Kan dalam memanaskan mesin, mesin sudah bekerja pada RPM tertentu pak, kan sama saja sudah memaksa mesin bekerja?"

Beliau menjawab, "Ya, anda benar. Tapi bekerjanya kan belum 100%. Maka dari itu kenapa mesin mempunya RPM Idle yang harus dipatuhi. Selain untuk menjaga mesin agar tidak mati (kan gak mungkin gas dilepas, mesin RPMnya 0) juga untuk syarat RPM untuk memanaskan mesin. Maksudnya ya memanaskan mesin cukup menjaga mesin agar bekerja pada RPM idle tadi. Memang mesin sudah bekerja pada RPM tertentu, tapi kan masih rendah. Ketimbang mesin langsung bermain di RPM 3000 ke atas dalam keadaan oli yang belum bersirkulasi menyeluruh, pasti gesekannya lebih besar ketimbang saat RPM idle tadi. Dan juga, ada parameter waktu yang harus dipenuhi. Biasanya sih kisaran 2-5 menit (kalau mobil kisaran 3-5 menit, tergantung settingan Idle Control Valve pada Throttle Body). Nah harapannya ketika waktu tersebut terpenuhi maka pelumas/oli sudah melumasi ke bagian yang penting tadi, sehingga mesin kendaraan siap untuk dijalankan. Ya itulah filosofinya."

Kondisi Mesin yang bersirkulasi. Warna Kuning sirkulasi oli oleh pompa oli.
Bagian penting yang perlu dilumasi, dan butuh pelumasan menyeluruh.


Saya bertanya lagoi, "Cara mengetahui kalau mesin sudah panas bagaimana pak?" Lalu beliau menjawab:

"Kalau pada mesin injeksi sih sangat mudah. Biasanya mesin pertama kali nyala pasti RPM idlenya agak tinggi. Ya kira-kira 100-200 RPM lebih tinggi dari settingan RPM Idle. Contoh kamu setting RPM Idle 1400, maka saat awal nyala akan jadi 1500-1600 RPM. Nah, ketika mesin sudah panas, maka Idle Control Valve otomatis mengatur sendiri ke settingan idle RPM. Selain itu pasti mesin terdengar lebih pelan suara idle/langsamnya. Itu tandanya mesin sudah panas dan siap dijalankan."

Dari penjelasan ayah dari teman saya, saya mendapat sebuah pencerahan yang berharga mengenai perawatan sebuah mesin. Karena memanasi mesin juga bagian dari perawatan, dimana kita tidak langsung menjalankan mesin dalam keadaan pelumas/oli belum bersirkulasi secara menyeluruh. Ya memang sih kita harus membuang bahan bakar secara sia-sia hanya untuk menyalakan mesin 2-5 menit, tapi efeknya membuat mesin jadi awet juga kan?  makanya sebaiknya memanaskan mesin itu tidak perlu lama-lama sampai 10 menit lebih. Bikin bbm keluar percuma juga mesin jadi sangat panas karena tidak ada sirkulasi udara segar untuk mendinginkan. Oh ya dalam pembahasan kali ini saya juga akan membahas mitos bahwa "Ketika memanasi mesin kurang lama, maka aki tidak dicharge? dalam artian, nyalakan, dicharge sebentar (selama 2-5 menit) langsung dijalankan dan aki tidak dicharge" berikut jawabannya:

Saya jawab menggunakan percobaan kecil-kecilan saja:

1. Nilai Tegangan saat sepeda motor belum dinyalakan (tanpa beban)

2. Nilai Teganan saat kunci kontak ON, namun mesin belum nyala (bebannya cuman speedometer nyala, juga ECU nyala, dan ketika kunci kontak ON Fuel Pump juga melakukan cek function. Gak drop parah sih, cuman sampe 12, 7 V)

3. Nilai tegangan saat mesin dinyalakan, berada pada RPM Idle (1400 RPM)

4. Nilai tegangan saat mesin dinyalakan pada RPM 3000-4000


5. Nilai teganan saat mesin dimatikan (kontak OFF)


Kesimpulannya:
- Aki tetap dicharge meski mesin keadaan idle bahkan saat dijalankan (di atas RPM Idle). Terlihat tegangan aki menyentuh angka 14 V. Dan angka ini tetap sama meski RPM 3000 ke atas. Dan angka tersebut masih dikatakan aman, sehingga asumsi kita peralatan listrik pada sepeda motor tegangan kerjanya 12-14 V. Jika pengisian aki lebih dari 14 V, maka peralatan lainnya bisa rusak. Tapi untungnya ada sekring yang melindunginya.

Terjawab kan mitos-mitos soal memanaskan kan mesin. Kedepannya kita bisa lebih mengenali kendaraan kita, agar kita bisa merawat kendaraan kita. Juga disarankan untuk baca buku petunjuk manual kendaraan agar tahu standard dari RPM idle kendaraan masing-masing.  

Senin, 04 Maret 2019

REVIEW (SINGKAT) CHAINLUBE REXCO 25

Lama tak jumpa untuk pembaca blog setia saya(emang ada gitu??). Kali ini saya akan mereview chain lube untuk sepeda motor (ya iyalah, mobil kan gak pakai rantai) bermerk Rexco 25. Kenapa judulnya review singkat? karena awalnya ingin memposting juga foto-foto rantai ketika sebelum penggunaan dan sesudah penggunaan. Bahkan daya tahan chain lubenya bagaimana ingin saya bahas detail dengan foto. Tapi, berhubung micro sd di Smartphone saya tiba-tiba rusak, dan foto-fotonya tidak bisa diselamatkan lagi. Ya sudah review apa adanya.hahaha Sebelumnya mohon maaf lho dalam review ini sangat singkat.hehehe

Oke, awalnya ketika ingin membeli chain lube, saya mencari-cari refrensi dulu. Dari merk yang sangat pasaran, murah, hingga mahal saya cari reviewnya di google. Kalau yang merk pasaran seperti MTR, Kit Chain lube sih bagi saya sendiri kurang worth it. Karena harapan saya menggunakan chain lube itu bikin rantai terlihat basah terus, melindungi dari karat, tidak mudah luntur kena air (kalau tiap haru hujan ya wajar luntur, tapi disini maksudnya gak sering-sering hujan), harga masuk akal, serta bikin rantai tidak cepat kendor (opsional sih, karena tergantung gaya berkendara juga). Jadi, untuk yang merk pasaran sudah pasti saya singkirkan. Sebelum beli Rexco 25 pun sebenarnya saya ngincer Yamalube chain lube dari Yamaha, cuman karena botolnya kecil dan tidak ada yang besar, serta harganya termasuk mahal untuk botol ukuran segitu, yah lewat dulu lah (padahal baca reviewnya oke, karena gak mudah luntur kena air). Ada juga lagi merk WD40. Tapi yang khusus divisi chain lube dengan ciri khas botol warna kuning. Ingat, ini beda dengan WD40 contact cleaner lho. Tapi lihat harganya kisaran 80ribu-100ribuan, wah lewat dulu lah. Memang saya yakin performanya pasti bagus (jarang banget yang review) karena merk WD40 sudah pasti niat dalam bikin produk. Akhirnya pilihan jatuh ke Rexco 25. 


Tutup Merah saya ganti karena pecah, dan itu botol Model Lama, Yang baru yang seperti Tutup biru.
Tetap dapat selang semprotnya kok, cuman yang biru nempel dibody samping


Ingat, REXCO 25, bukan REXCO yang lain. Karena Rexco dengan nomer yang beda, maka fungsinya juga beda. Sempat baca sekilas review dari Rexco 25 ini. Rata-rata memang positif, tapi bukan positif banget sampe dikatakan sempurna. Ya seperti harga masuk akal, serta tidak mudah luntur oleh air. Lalu apa saya percaya dengan review yang sudah bertebaran? awalnya sih saya pikir, "alah paling sedikit lebih oke dari MTR dan Kit Chainlube, cuman isinya aja ada yang banyak." awalnya begitu, tapi setelah 1 tahun saya coba ternyata hasilnya:

1 BOTOL= 1TAHUN

Yang bener? beneran. Kebetulan saya beli yang 350ML Bulan Agustus 2017. Saya kira habisnya 4-6 bulanan lah. Ehh gak tahunya 1 tahun baru habis. Dengan catatan interval penyemprotannya 2 minggu sekali, dan sesekali 1 minggu 1 x semprot ketika sering kena hujan. Kenapa saya semprot per 2 minggu? karena saya coba lihat 1 minggu setelah disemprot, rantai terlihat masih basah, dan bunyi rantai masih belum kasar (mulai tanda-tanda lah), baru ketika minggu berikutnya rantai bunyi kasar, tapi rantai masih terlihat basah. Ya harus disemprot lagi baru bunyi rantai hilang. Jadi kalau nyemprot chain lubenya kurang dari 2 minggu, misal 1 minggu 1x, ya 1 botol ukuran 350ML tidak bisa untuk 1 tahun, mungkin 6 bulanan habis.

Beli Pertama Bulan Agustus 2017

Beli Lagi Desember 2018 dan dapat bonus lagi

Beli 2, bonus 2, baik banget sellernya. Lumayanlah


BUNYI RANTAI SENYAP

So pasti fungsi chain lube salah satunya juga ini. Tapi sebenarnya tidak benar-benar hilang 100%. Masih adalah bunyi gesekan rantai dengan roda gigi. Khusus untuk Rantai Tiger ya kayaknya gak ngefek juga.hahaha mohon maaf kalau itu. 



RANTAI TERLIHAT BERSIH

Ini salah satu poin plus REXCO 25. Kandungan pelumasnya tidak terlalu pekat sekali, jadi ketika disemprot memang basah, tapi debu-debu gak begitu mudah nempel. Jadi ketika pemakaian 1 tahun rantai gak begitu penuh gumpalan debu yang lengket. Bukan berarti ketika disentuh tangan gak ada noda hitam yang nempel ditangan, tapi gumpalan debu yang nempel di rantai dan roda gigi gak begitu tebal, ingat GAK BEGITU TEBAL. Harusnya memang dijelaskan dengan foto, tapi apalah daya fotonya hilang, dan malas untuk foto lagi. Selain itu niat untuk menulis sudah terlanjur On Fire (jadi malah curhat deh). 



RANTAI TIDAK MUDAH KENDUR

Entah ini memang gaya berkendaraku yang saking alusnya atau memang bantuan dari REXCO 25, karena rantai YZF R15 VVA milik saya dari awal beli, sampai 12000KM (1 tahun) baru pengencangan rantai 1X. Itu saja mundurnya gak terlalu banyak. Tahu sendiri mesin SOHC LC4V Yamaha terkenal Torsi badak, bikin rantai cepet kendur karena selongsong gas bejek sedikit langsung rantai menghentak kuat. Ya pengalaman dengan MX 135 tahun 2006, awal-awal beli per 3-4 bulan pasti rantai cepet kendur. Apalagi di R15 yang power dan torsinya melimpah ruah, harusnya sih sama lah mudah kendur. Tapi ini malah terasa awet, Entah karena tangan saya atau memang REXCO 25. Ya anggap saja karena REXCO 25 lah yah.hehehehe



HARGA MASUK AKAL

Harga yang 350ML per botol kisaran 30ribuan (belum ongkir). Kapan lagi coba 30ribu untuk melindungi rantai selama 1 tahun? ya walaupun habisnya 6 bulan sekalipun kayaknya masih masuk akal lah harga segitu. Ya gak? apalagi performa pelumasannya bagus. Temen saya saja langsung ikut nitip beli.

Itulah review singkat sekali yang bisa saya jabarkan. Ya intinya produk REXCO 25 ini sangat worth it untuk perlindungan rantai sepeda motor anda. Kalau untuk masalah kekurangan sih, ya mungkin kalau dibandingkan WD40 Chain Lube REXCO25 ini lebih inferior (mungkin lho soalnya belum pernah coba WD40 Chain Lube). Jelas kalah lah, harganya selisih jauh. Kalau sempurna banget ya mustahil juga.hahaha Saran sih 1 minggu sekali di kasih chain lube. Setelah cuci motor. Saya saja 2 minggu 1x setelah cuci motor saya semprotkan REXCO 25 rantai gak mudah kendur. Apalagi 1 minggu 1x. Performa terjaga!!!  haha. Terima kasih atas kunjungannya

Jumat, 25 Januari 2019

Belajar Part Injeksi

Yah, sudah 1 tahun lamanya saya hiatus dengan blog ini(terakhir nulis November 2018. Pasti sudah banyak sarang laba-laba dimana-mana ini.hahaha emang goa yang ada sarang laba-labanya. Alasan hiatus sih klasik banget, biasa masalah kerjaan, cuman ditambah masalah percintaan dan perjodohan (yang gagal). Tapi hari ini saya sudah bisa nulis lagi karena dikost saya sudah pasang WIFI berbayar (kemarin-kemarin masih nyolong, karena ketahuan dan diproteksi dengan cara hidden SSID ya sudah apa boleh dikata). jadi ya tiba-tiba muncul semangat menulis. Kali ini tema tulisan masih seputar otomotif. Maaf karena tema tentang smartphone masih belum ada yang menarik.hehe

Sesuai judul diatas, kali ini kita akan belajar tentang part mesin bakar injeksi. Emang penting yah belajar beginian? menurutku ya penting sekali lah, karena beberapa orang masih buta atau bahkan belum paham nama part mesin bakar injeksi, baik roda dua maupun roda empat. Kadang nyebut ECU dengan sebutan CDI karena fungsinya sama (menurut mereka). Ya kadang sih boleh-boleh saja begitu, cuman biar lebih terlihat smart dan kalau misalnya beli part yang rusak biar tidak salah beli. Hendak beli ECU racing karena tahunya CDI, maka belilah CDI racing. Iya kalau yang jual juga smart, kalau gak? dikasih CDI beneran terus dipasang ternyata beda kan kasian rugi waktu dan biaya. Masak 2019 belum paham part mesin bakar injeksi, kan sia-sia dong penyebaran informasi lewat internet. Langsung saja ke penjelasannya:

Sistem Pengkabutan Bahan Bakar

Oke kita bahas Kalimat ini dulu saja, Sistem Pengkabutan Bahan Bakar. Yaitu sistem yang berfungsi untuk merubah bahan bakar menjadi kabut (partikel yang lebih kecil) dan mencampurnya dengan udara sehingga hasil pencampuran bahan bakar dan udara dimasukkan ke ruang bakar untuk siap dibakar. Seperti kita tahu, untuk melakukan pembakaran dibutuhkan 3 unsur, yaitu bahan bakar, udara, dan api. Dari ketiga unsur ini bila dibakar maka menghasilkan tenaga, sehingga mampu menggerakkan kendaraan. Oh ya, untuk pembahasan kali ini saya batasin dengan mesin bakar bahan bakar bensin (petrol)), karena untuk diesel saya gak begitu paham 100%.hahaha . 

Dalam sistem model lama kita mengenal sistem pengakabutan bahan bakar dengan karburator. Dimana sistem karburator untuk mencampur bahan bakar dengan udara berlangsun di part/komponen bernama karburator. Prinsip kerjanya sih menggunakan hukum fisika tentang pipa venturi (atau mungkin disebut hukum venturi ya? pokoknya itu lah). Seperti apa gambarannya? ya seperti semprotan obat nyamuk itu (bukan yang fogging untuk nyamuk DB lho).

Yang ini lho, ingat? (sumber: http://rudyprasetia.blogspot.com/2015/12/karburator-alat-penyemprot-dan-aerfoil.html)

 Yang harus dipompa untuk bisa nyemprot. Ketika kita menekan semprotan, maka udara akan mengalir dari tabung menuju ke lubang kecil pada ujung. Nah tepat di ujung lubang ada sebuah pipa kecil mengarah kebawah tempat cairan disimpan. Jadi, ketika udara keluar dari lubang kecil ujung pompa dengan tekanan besar, maka cairan akan naik melewati pipa kecil di ujung lubang pompa tadi, sehingga bercampur dengan udara. Tapi keluarnya cairan tadi tidak langsung banyak, melainkan berubah wujud seperti kabut (partikelnya lebih kecil). Sehingga bisa melayang diudara dan tersebar. Gambaran sistem karburator seperti itu. 
Gambaran cara kerja karburator (sumber: http://venturikarburator.blogspot.com/2017/04/venturi-karburator.html)
Dan fungsi kerja karburator hanya secara mekanis, yaitu berdasarkan tarikan tali/sling tuas gas (pada motor), dan pedal gas (pada mobil). Lalu bagaimana dengan sistem injeksi? 

Sistem Pengkabutan Bahan Bakar Injeksi
Di atas, kita membahas sistem pengkabutan bahan bakar karburator. Dimana udara dan bahan bakar dicampur di dalam karburator. Pada sistem pengkabutan bahan bakar modern, fungsi karburator dipecah menjadi 3 part, yaitu Throttle Body, Injektor dan Fuel Pump. Apa fungsi dari ketiga part tersebut dan part apa saja pendukung dari sistem pengkabutan bahan bakar injeksi? berikut saya jabarkan:

Throttle Body
Part ini berfungsi untuk mengatur banyaknya udara yang akan masuk ke ruang bakar. Berikut gambar tentang Throttle Body (biasa disebut TB)

Sumber tertera gambar

Keterangan:
1. Throttle Body Air inlet screen, yaitu lubang masuknya udara yang akan menuju ke ruang bakar. Didalamnya terdapat valve yang nantinya akan membuka/menutup sehingga udara bisa masuk atau berhenti.
2. Throttle Position Sensor, yaitu sensor yang mendeteksi posisi Throttle. Maksudnya gini, jadi ketika kita tarik tuas gas 25%, maka yang membaca bahwa kita benar-benar membuka tuas gas sebesar 25% adalah sensor ini. Karena nanti sensor ini digunakan ECU(nanti dijelaskan tentang ini) untuk memerintah injektor (penjelasan lanjutan dibawah) harus menyemprotkan bahan bakar seberapa banyak.
3. IAC Valve (Idle Air Control), yaitu valve yang berguna untuk mengatur udara dalam keadaan mesin idle (mesin tidak bergerak/ tali atau sling gas keadaan tidak ditarik)
4. MAF Sensor (Mass Air Flow), yaitu sensor yang membaca aliran udara yang masuk ke ruang bakar. Digunakan oleh ECU untuk menentukan seberapa banyak bahan bakar yang akan disemprotkan agar pembakaran sempurna.

Dari penjelasan diatas saja sudah menjelaskan bahwa fungsi karburator pada sistem injeksi dipecah menjadi 3 part dan makin canggih.

Injektor
Merupakan bagian yang ada kaitannya dengan TB tadi. Karena jumlah udara yang masuk nantinya akan menentukan kerja injektor. Apakah injektor menyemprotkan 25% dari kapasitasnya, atau bahkan 100%. Injektor ini langsung terhubung dengan saluran bahan bakar yang mana saluran bahan bakar ini berhubungan dengan Fuel Pump (nanti dijelaskan dibawah). Bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor nantinya akan berbentuk kabut. Yang Berikut gambar injektor:
Injektor (sumber: otomotifnet.com)
Kalau tadi pada sistem karburator bahan bakar dibuat menjadi kabut karena hukum venturi, maka pada sistem injeksi bahan bakar dibuat kabut karena tekanan tinggi oleh injektor. Makin halus partikelnya, makin canggih, makin mudah dikontrol debit bahan bakarnya, maka makin efisien pembakarannya. Tidak terlalu boros bahan bakar.

Fuel Pump
Bahasa Indonesianya sih pompa bahan bakar. Sudah jelaskan kan fungsinya? yaitu memompa bahan bakar dari tangki ke injektor. Ingat, injektor! bukan ke Throttle body, karena throttle body cuman lewatnya udara. Kenapa butuh pompa bahan bakar? apa tidak langsung saja menggunakan hukum gravitasi untuk turunya bahan bakar? karena tadi injektor untuk menyemprotkan bahan bakar membutuhkan tekanan, maka untuk menjaga bahan bakar tetap bertekanan sepanjang saluran dibutuhkan pompa. Dan didalam fuel pump ini terdapat filter agar bahan bakar yang lewat saluran keadaan bersih sehingga tidak membuat injektor macet. Kalau macet ya bisa rusak. Sehingga bagi pengguna sistem injeksi harus membersihkan filter ini agar mesin dalam keadaan optimal.

Cukup rumit juga bentuknya

ECU (Electronic Control Unit)
Seringnya pakai istilah ECU, tapi ada juga yang pakai istilah ECM yaitu Electronic Control Module. Fungsinya sama aja sih, beda istilah. Nah fungsinya mungkin mirip dengan CDI. Kalau CDI kan memerintah Koil untuk menyalakan busi dari masukan pulser. Kan fungsi pulser menentukan posisi dari piston, jika posisi piston sesuai maka pulser mengirim sinyal untuk CDI. Lalu CDI memerintah koil agar melepaskan tegangan menuju busi. Nah fungsi ECU secara dasar sama, yaitu memerintahkan koil untuk melepaskan tegangan ke busi. Cuman fungsi ECU lebih rumit, karena harus menerima masukan dari sensor-sensor yang berhubungan dengan pembakaran, lalu mengolah masukan tadi, kemudian menentukan besaran debit bahan bakar yang disemprotkan, juga memerintah kapan koil melepaskan tegangan. Sungguh rumit kan kerjanya. Ya karena sistem injeksi bekerja berdasarkan sensor beda dengan sistem karburator.
Udah kayak mini computer saja
Untuk motor/mobil balap, fungsi ECU bahkan harus sangat canggih, cepat kinerjanya, presisi, tahan lama. Tapi kalau untuk kendaraan produksi massal ya cukup lah fungsi-fungsi seperti yang saya jelaskan tadi.

Sensor-Sensor Penting
Setelah penjelasan panjang lebar di atas, maka kita tahu bahwa sistem injeksi sangat membutuhkan sensor untuk menunjang kinerjanya. Berikut beberapa sensor-sensor yang penting untuk menunjang kinerja sistem injeksi:

1. TPS 
Tadi kan sudah dibahas di atas bagian TB yah? ya wes baca lagi aja di atas.hahaha capek coyy jelasin lagi. 

2. MAF Sensor
Sama aja dengan TPS, baca bagian TB.hahaha

3. Crankshaft position sensor
Nah ini, jadi kalau di sistem karburator untuk menentukan bahwa piston berada pada TMA (Titik Mati Atas) adalah dengan memasang pulser. Nah kalau di sistem injeksi sih sebenarnya bisa, cuman kurang akurat. Maka lahirlah sensor ini, yang memonitor pergerakkan crankshaft (muaranya ya ke TMA tadi). Jadi ECU akan selalu mendapat informasi aktual dan bahkan bisa mempersiapkan konfigurasi pembakaran yang pas direntang RPM tertentu.

4. Sensor Oksigen (O2)
Dulu sih sensor ini optional, karena tanpa sensor ini pun sistem injeksi sudah bisa jalan. Namun seiring waktu sistem injeksi butuh juga sensor ini untuk memonitor kadar Oksigen pada gas buang. Kenapa oksigen pada gas buang dipantau? karena kalau masih ada oksigen yang keluar lewat gas buang artinya pembakaran tidak sempurna. Dan oksigen yang keluar nantinya akan mengikat senyawa C dan gas Nitrogen (N) yang nantinya akan menjadi gas CO dan NO2. Gas-gas inilah yang menimbulkan polusi dan apabila terhirup manusia (dalam jumlah banyak) akan beracun. Maka dari itu pembakaran haruslah dibuat sesempurna mungkin.

Sebenarnya masih banyak sensor-sensor lain yang berhubungan dengan sistem injeksi, cuman fungsinya gak begitu berperan pada sistem pembakaran. Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang sistem injeksi:

Lebih baik mana antara sistem karburator dan sistem injeksi?
semua sih ada plus minusnya, tinggal kita lebih penting ke plusnya dari sisi siapa dulu. Misal sistem karburator, menawarkan kemudahan perawatan dan murahnya partnya. Kan gak mungkin juga ketika kita ingin motor yang gak rewel di daerah terpencil pilih motor injeksi. Ya kalau bengkel resminya banyak dan teknisi berkualitas gak masalah, kalau gak ada? ya wasalam kalau punya motor injeksi di daerah terpencil. Karena mending belajar sistem karburator ketimbang sistem injeksi. Atau ketika kita butuh motor irit, gak mungkin juga kita beli yang karburator. Karena sistem ini kurang begitu presisi pembakarannya. Ya semua tergantung cara kita berpikir. Buat orang lain mungkin bagus, tapi kalau kita tidak sependapat, kenapa harus dipaksakan?

Kendaraan sistem karburator lebih kencang ketimbang sistem injeksi, fakta?
hmmmmm menurut pendapatku jika diameter venturi karburator dan diameter TB itu sama, sebenarnya lebih powerful sistem karburator. Ya bandingkan saja antara Motor (contoh) saja) dengan karburator PE28 dengan motor TB 28mm maka akan lebih kencang yang motor kaburator PE28(bila dengan penyesuaian yang sama). Tapi ya gitu lebih boros.hehehe. Jika budgetnya tidak terbatas, maka sebenarnya motor dengan sistem injeksi pasti lebih powerful ketimbang sistem injeksi. Gak percaya? lihat saja deh balapan drag di Amerika. Biasanya motor yang dipakai adalah Suzuki Hayabusa atau Kawasaki ZX14R, bahkan Kawasaki Ninja H2R. Kenapa mereka tetap menggunakan sistem injeksi (sudah di upgrade) ketimbang karburator? karena untuk mendapatkan performa maximal ditiap RPMnya, sistem injeksi menawarkan kemudahan hal tersebut. Kan tadi sudah dijelaskan bahwa sistem injeksi terdapat banyak sensor, nah sensor tersebut nantinya akan membantu menentukan kadar bahan bakar (karena untuk udara sudah pasti gas polll!!) yang past ditiap RPM agar tidak terlalu berlebih atau kurang. Tapi ya gitu biayanya mahal.

Kendaraan sistem karburator lebih handal ketimbang sistem injeksi, fakta?
Menurutku sih iya, karena biasanya bila aki pada kendaraan karburator itu lemah maka kendaraan masih bisa jalan normal. Sementara sistem injeksi, karena semua bergantung pada arus DC aki, maka bila aki mengalami gangguan ya semuanya juga bermasalah. Karena part utama sistem injeksi semua bergantung aki. Tapi ada juga yang tetap tidak masalah karena terdapat capasitor bank untuk menstabilkan tegangan DC yang keluar dari kiprok. Beberapa saja sih yang ada seperti itu. Tetap saja ketika akinya mulai lemah juga rasaya tidak nyaman.

Baik itu adalah beberapa penjelasan yang dapat saya sampaikan. Kesimpulannya? simpulkan saja sendiri yah, malas bikin kesimpulan.haha Mohon maaf bila ada salah kata saat mengetik, maklum saya bukan robot.

Minggu, 24 Juni 2018

Tips Menghadapi Mesin Injeksi yang Bermasalah

Sepertinya beberapa artikel nantinya akan berbau otomotif lagi, maklum untuk smartphone lagi gak ada bahan untuk dibahas. hehehe. Baiklah sesuai judul saya akan memberi tips mengenai kerusakan mesin injeksi, baik itu mobil atau sepeda motor. Tapi yang saya bahas disini akan kebanyakan tentang sepeda motor, namun mobil pun bisa menyesuaikan karena sistem injeksi juga dilengkapi sensor-sensor. Ya harap maklum saya tidak punya mobil injeksi.hehehe

Dimasa sekarang semua kendaraan bermotor sudah menggunakan sistem injeksi atau FI (Fuel Injeksi). Selain lebih efisien, tenaga yang dihasilkan lebih besar dibanding mesin karburator. Dibalik kelebihannya, sistem injeksi juga memiliki kekurangan dibagian mendeteksi kesalahan pada part. Maklum, di mesin karburator part yang paling canggih cuman CDI saja, jadi apabila ada kerusakan disektor elektris dapat dengan mudah dicari. Sedangkan di mesin injeksi karena menggunakan sensor-sensor untuk melakukan fungsinya maka apabila terjadi kerusakan pada salah satu sensornya akan mengakibatkan tidak jalannya pembakaran. Untungnya pabrikan memberi kemudahan sensor mana yang tidak bekerja dengan normal.

Sebelumnya saya akan jelaskan secara garis besar kerusakan pada mesin injeksi. Jadi, mesin injeksi sebagian besar kerusakannya pasti berhubungan dengan sensor.Setelah kunci kontak di putar ON, maka ECU mengirim tegangan ke sensor. Dan kalau normal, sensor akan melakukan pembacaan. Bila niai yang dibaca error, atau tidak sesuai dengan yang telah ditentukan maka sensor akan dikatakan rusak. Sehingga ECU mengirim perintah lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp). Biasanya akan muncul kode di layar LCD (bila speedometer dilengkapi dengan LCD) atau lampu MIL tadi berkedip dengan irama tertentu (tidak membentuk lagu.haha).

Banyak penyebab yang membuat sensor ini mengalami kerusakan, biasanya:
- Habis terjatuh atau kecelakaan
- Lifetime sensor sudah mencapai (sudah saatnya rusak)
- Kabel digigit tikus atau mungkin kabel sensor meleleh.
- Kelebihan arus (karena pasang aksesori kelistrikan berlebih).
- Efek bongkar mesin
- Habis kebanjiran.
- Pemasangan aksesori kelistrikan (asal bongkar tapi masang kabelnya ada yang ngawur).

Cukup banyak juga penyebabnya yah? ya pokoknya yang berhubungan dengan kelistrikan, benturan, panas, dan bongkar-bongkar bisa merusak sensor. Lalu bagaimana kita tahu sensor mana yang rusak? saya ambil contoh dari beberapa kasus di forum R15 seperti gambar dibawah.

Lampu Kuninya menyala disertai Kode 12 yang berati Crank Shaft Position Sensor

Kode 33, saya cari digoogle sih berkaitan dengan Ignition Coil.

Kode 16 berkaitanTPS (Throttle Position Sensor)

Ditandai lampu MIL (warna kuning) nyala dan terdapat kode unik (bukan togel lho.haha) di layar LCD. Nah kode unik ini nanti dicocokan ke tabel kode kerusakan sensor. Biasanya tiap pabrikan beda-beda, tapi kali ini saya ambil milik Yamaha. Berikut daftar kode MIL motor Yamaha:

Klik untuk perbesar, sumber aripitstop.com
 Kode diatas dirangkum saat artikel New Vixion muncul, jadi untuk sepeda motor generasi baru mungkin ada yang ditambahkan, tapi kode lama masih dipertahankan dan sama artinya.

Bagaimana cara mendiagnosanya? ambil contoh kasus dibawah ini:

Contoh Kasus


Di LCD Speedometer tertulis kode 12. Merujuk pada tabel kode MIL Yamaha tadi kode nomer 12 berkaitan dengan sensor Crankshaft Position. Sensor ini sepengetahuanku mendeteksi posisi crankshaft sedang pada putaran berapa derajat untuk keperluan pemantikan busi dan penyemprotan bahan bakar.Nah kalau sensor ini rusak otomatis busi tidak bisa memantik dan injektor tidak bisa menyemprotkan bahan bakarnya. Jadi ya tidak terjadi pembakaran. Apakah sensornya benar-benar rusak? ya harus dicek oleh orang yang ahli. Tapi saya sih coba troubleshooting kemungkinan yang terjadi:
- Kabel sensor bermasalah (putus, leleh, lepas, socket ke ECU lepas,dll)
- Sensor memang rusak.
- Sensor pernah dilepas tapi tidak dikembalikan seperti semula.
- Biasanya pemasangan alarm (aksesori keamanan) akan mengaitkan salah satu sensor. Jadi ketika kondisi lock motor tetap bisa dinyalakan kontaknya, namun oleh sistem alarm akan memutuskan salah satu kabel sinyal sensor kearah ECU. Seakan-akan motor bermasalah dan mesin tidak bisa start meski kunci kontak ON.

Lalu apa permasalahannya?

Ternyata pakai sistem alarm


ternyata benar apa yang saya duga, pasti sepeda motor pernah dimodifikasi. Apalagi dipasangi alarm. Sepertinya user tersebut tidak dijelaskan detail oleh si pemasang alarm, jadi ya ketika kejadian tersebut terjadi user panik. ya memang biasanya tiap kerusakan ada sebabnya, dan apesnya user tidak menceritakan perlakukan apa saja terhadap sepeda motor sehingga terjadi hal demikian. Yang mumet juga yang mendiagnosa permasalahan.

Kasus yang pernah saya alami yaitu kode injeksi 24. Saat itu pagi hari setelah H+3 Lebaran saya hendak inreyen motor R15. Berangkat pagi sih tidak ada gejala apapun alias normal. Jalan 30menit kok speedometer nyala lampu kuning dan ada angka aneh tertulis 24. Motor sih masih bisa berjalan normal. Yaitu coba cari bengkel resmi yang buka seingatku saat itu masih jam 7.30. Sambil was was juga coba cek google ternyata berkaitan dengan sensor Oksigen. Apa iya produk baru sensor oksigen sudah rusak? Setelah menemukan bengkel resmi yang buka di Malang (Jawa Timur) langsung saya ceritakan keluhannya dan kata kepala mekanik berkaitan sensor oksigen. Coba dicek sensor oksigennya ehhh ternyata kelihatan kabelnya putus termakan tikus. Karena beberapa hari lalu rumah saya kemasukan tikus, tapi sudah berhasil ditangkap dan dibuang. Jadi selama ini sembunyi di motor tho.

Ditangani langsung kepala mekanik.

Terputus dan ada jejak dari tikus.haha
 Penyelesaiannya sih cuman disambung (disolder) dan diisolasi rapat.Coba dinyalakan kontaknya ternyata lampu kuning masih nyala. Coba kontak on-kontak off-kontak on berulang kali baru hilang. Ya mungkin reset sistem. Untung cuman keluar uang 10 ribu rupiah. Langsung lanjut inreyen.
Bonus tabel tarif servis


Ketika terjadi permasalahan sistem injeksi, apa yang harus kita lakukan?

- Tetap tenang jangan panik. Kalau anda panik pegangan tembok (gak ngefek.haha)
- Kalau anda user yang awam soal perbaikan kendaraan bermotor, saya sarankan langsung membawa sepeda motor ke bengkel resmi atau telfon bengkel resmi untuk minta dikirimkan teknisi.
- Ceritakan apa saja yang dilakukan sebelumnya terhadap kendaraan kepada teknisi. Pokoknya yang berhubungan dengan bongkar-bongkar lah.
- Beberapa masalah injeksi biasanya sepele, jadi tidak berimbas kepada sistem injeksi. Jadi coba putar kontak ON (5 detik), lalu putar ke posisi OFF (tunggu sampai mati dan tunggu 3 detik) lalu ulangi hal tersebut sampai 3-5x. Masih bermasalah? ya berarti memang masalahnya tidak sepele dan butuh perbaikan.
- Terkadang saran dari komunitas memang membantu, tapi kadang juga malah merugikan . Jadi ya sebaiknya cari opini sebanyak-banyaknya dan juga harus dilakukan pengecekan pada objeknya.

Sepertinya itu dulu hal yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi pembaca semua.


Sabtu, 23 Juni 2018

Kitab Suci Kendaraan Bermotor

Setelah berbulan-bulan lamanya, akhirnya saya mampu posting artikel lagi.hahaha Maklum seperti yang saya katakan sebelumnya, jiwa blogging saya sungguh lemah. Ide banyak, tapi cuman jadi wacana.hahaha oke, kali ini saya akan bahas tentang "Kitab Suci" dari pemilik kendaraan bermotor. Kenapa dianggap "suci"? karena ini menyangkut awet atau tidaknya dari kendaraan anda. Di era modern ini teknologi kendaraan bermotor sudah sangat canggih. Mungkin kalau kita menerapkan metode cara merawat kendaraan jaman dahulu ke kendaraan modern hasilnya akan merusak kendaraan tersebut (tapi untuk beberapa metode mungkin tetap dipertahankan karena memang pihak pabrikan menganjurkan demikian). Sehingga kita sebagai pemilik kendaraan wajib tahu karakter dari kendaraan kita. Caranya yang utama ya dari 2 buku yang diberikan oleh dealer kepada kita. Yap, buku Petunjuk Pemilik dan Buku Garansi dan Servis. 

Ambil Contoh Yamaha R15 VVA


Pemilik kendaraan baru pasti akan mendapatkan 2 buku ini untuk merawat kendaraan bermotornya. Bagaimana kalau beli kendaraan second (seken) atau bekas? ya kalau pemiliknya benar-benar merawat pasti 2 buku ini masih ada. Pada kesempatan ini saya tidak terlalu menjelaskan secara detail isi dari kedua buku ini (biar isi artikelnya gak panjang-panjang). Tapi saya akan membahas rangkuman dari kedua buku ini dan bagian apa saja yang sangat penting untuk diperhatikan. Dimulai dari buku Garansi dan Servis.

Buku Garansi dan Servis secara umum berisi tentang ketentuan garansi, masa garansi, syarat garansi dan kupon servis gratis. Buku ini sangat penting bila dibandingkan buku petunjuk pemilik. Karena history service kendaraan semua tertulis pada buku. Makin anda rajin mengisi buku ini, maka anda dinilai sebagai konsumen yang peduli terhadap kendaraan anda. Dan apabila kendaraan bermotor anda bermasalah saat masa garansi, anda akan dapat dengan mudah mendapat fasilitas klaim garansi. Tentu saja dengan syarat tertentu yah. Apa saja yang penting pada buku ini? berikut penjelasannya:


Kalau bisa diingat
- Rangkuman dari masa garansi part kendaraan bermotor. Bagian ini cukup penting untuk dibaca, karena pemilik bisa tahu part apa saja yang dicover garansi dan masa berlakunya kapan. 

Daftar isi juga penting.haha

- Daftar isi agar pembaca tidak tersesat.haha

Harus nurut, biar kendaraan awet.

- Untuk Kendaraan bermotor baru akan mendapat fasilitas service gratis. Tapi yang gratis biaya jasanya, kalau misalnya ganti part (fast moving part) tertentu ya harga partnya yang bayar. Dan juga pemilik kendaraan dihimbau untuk service pada interval waktu atau jarak (mana yang tercapai dahulu) tertentu. Ini berkaitan dengan garansi tadi (baca lengkap bagian syarat garansi).

Tempat bertanya dan keluh kesah kendaraan bermotor

- Informasi kontak dari Merk kendaraan bermotor. Cukup berguna apabila kita mengalami masalah tentang kendaraan bermotor (bila tidak puas jawaban bengkel resmi) atau kita dapat masalah karena bengkel resmi "nakal" atau pelayanan kurang bagus bisa disampaikan ke kontak tersebut. 

Baca dengan teliti dan pahami.

- Ini adalah bagian yang harus anda paham betul tentang garansi kendaraan. Baik itu syarat garansi, apa saja yang digaransi, dan apa yang dapat membatalkan garansi. Mohon dibaca dengan teliti dan paham.

Jangan lupa dicatat

- Setiap melakukan servis berkala, tulis dibagian ini. Agar dealer bisa memeriksa apakah produknya dirawat dengan baik atau asal pakai. Kalau malas ngisi ya pihak pabrikan bisa memutuskan untuk tidak memproses klaim garansi apabila terjadi kerusakan pada produk saat masa garansi.

Tips yang bisa saya berikan:
- Simpan buku ini dengan aman. Apabila anda ingin menjual kendaraan bermotor, buku ini bisa saja sangat penting untuk mengetahui apakah kendaraan tersebut rajin dirawat atau sekedar asal pakai.
- Baca dengan cermat apa saja hal yang bisa membatalkan garansi. Lalu hindari sebisa mungkin hal tersebut.
- Biasanya orang bingung pada bagian interval waktu atau interval jarak. Misal Servis pertama dilakukan pada 1 bulan/1000KM. Yang dimaksud pabrikan adalah kendaraan bermotor harus diservis pada 1 bulan setelah anda beli atau telah menempuh 1000KM pada odometer. Salah satu mana yang tercapai duluan. Bila sudah 1 bulan sejak beli tapi belum menempuh 1000KM ya tetap harus diservis. Tapi beberapa bengkel resmi biasanya gak terlalu ketat. sehingga kalau 1 minggu dari jatuh tempo biasanya masih bisa mendapat servis gratis. Saya sarankan memang tepat waktu.
- Bedakan Garansi dengan Asuransi. Garansi adalah pabrikan menjamin apabila produk terjadi kerusakan dengan syarat tertentu maka pabrikan akan mengganti part atau bagian yang rusak dengan yang baru (atau juga diperbaiki) dengan gratis (tapi ada syaratnya lagi). Sedangkan asuransi adalah pihak ketiga menjamin produk apabila mengalami keadaan tertentu sesuai dengan perjanjian akan diganti sesuai dengan isi perjanjian. Jadi kaitannya bukan pihak pabrikan lagi.

Buku Garansi dan Servis memang tidak terlalu banyak isinya, tapi keberadaannya sangat penting. Oke, sekarang kita bahas tentang buku Petunjuk Pemilik. Berikut apa saja yang penting dari buku ini:

Baca yang penting-penting saja.

- Biasa, daftar isi, biar pembaca tidak tersesat.haha

Cara setting Shifting Light R15.

- Secara umum buku ini mengenalkan pemilik terhadap fitur apa saja yang ada di produk ini, cara menggunakan dan seting produk agar kembali ke keadaan normal. 

Panduan merawat kendaraan bermotor.

- Bingung gimana cara merawat kendaraan bermotor? pahami tabel ini, besar kemungkinan kendaraan anda akan awet. Tabel tersebut adalah himbauan pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan pada interval jarak atau waktu tertentu. Kalau lebih cepat dari yang ada ditabel tersebut ya bikin kendaraan makin awet.

Perhatikan juga keterangan yagn berada dikotak.

- Biasanya ada himbauan dari pabrikan untuk penyetelan yang berhubungan dengan teknis. Contohnya yang ada pada kotak. Angka tersebut adalah himbauan agar kendaraan disetting pada RPM Idle (putaran langsam) seperti itu. Jadi, tolong perhatikan nilai-nilai yang ada pada himbauan tersebut agar kendaraan bermotor anda makin awet.

Tips yang bisa saya berikan untuk pembaca:
- Baca buku ini dengan teliti dan cermat. Segala hal tentang produk anda ada dibuku ini. Cara menggunakan, cara merawat dan memperbaiki pun ada pada buku ini.
- Tidak harus hafal, yang penting anda pernah membacanya, agar kalau terjadi masalah bisa tahu apakah masalah tersebut penyelesaiannya ada pada buku tersebut atau tidak.
- Bila ada bagian yang anda tidak paham bisa ditanyakan kepada bengkel resmi atau komunitas.


Akhirnya selesai juga pembahasan yang sedikit ini. Intinya kedua buku ini jangan sampai hilang dan harus dibaca. Agar anda bisa merawat kendaraan dengan baik dan benar. Toh yang untung juga pemilik kendaraan, kendaraan awet, tidak menyusahkan pemilik. Sekian penjelasan dari saya, semoga berguna bagi pembaca.

Jumat, 22 Juni 2018

Selamat Hari raya Idul Fitri 1439 H

Yooo !!! lama tak jumpa diblog sepi nan suram ini. hahaha ya maklum blog ini hanya untuk media saya menulis hal-hal yang sekiranya penting (padahal banyak sekali hal yang penting untuk disampaikan, tapi malas untuk ditulis disini.) yang sekiranya orang lain perlu tahu. Oh ya sebelumnya saya mengucupakan Mohon Maaf Lahir batin apa bila saya mempunyai salah terhadap pembaca sekalian, baik itu kesalah informasi, kesalahan penulisan, atau kesalahan cara berpikir. Tujuan utama saya nulis kali ini cuman mengucapkan mohon maaf tadi dan sekedar mengingatkan bahwa blog ini tetap tidak bisa post artikel cepat. Karena saya terlalu sering main game Mobile Legend, serta sibuk dikerjaan juga. Jujur banyak sekali yang ingin saya tuliskan diblog ini. Kadang tiap hari saya dapat 2 ide artikel. Tapi ya namanya jiwa blog saya lemah otomatis ide tersebut hanya menjadi wacana dan menghilang. hehehe

Sekian tulisan dari saya, mohon maaf kalau artikel kali ini tidak berguna.hehehe

Jumat, 02 Februari 2018

Mengembalikan Akun Mobile Legend Yang Hilang

 Setelah sekian lama, akhirnya ada juga waktu untuk menulis. Sebelumnya saya mohon maaf apabila blog ini terlalu lama tak terurus. Dikarenakan kesibukan saya didunia nyata benar-benar tidak bisa diganggu gugat.hahaha. Oke, sesuai judul kali ini saya akan membahas pengalaman saya tentang kehilangan akun Mobile Legend dan cara mengembalikan akun tersebut. Cukup konyol juga cara saya kehilangan akun mobile legend, jadi simak ceritanya.

Seperti kita ketahui, dalam setting akun Mobile Legend tidak terdapat tombol Sign Out atau Log Out. Sehingga bagi pemain yang sering mencari tombol tersebut untuk keluar akun dapat dipastikan kebingungan. Saat itu saya hendak log out akun saya, dan beralih akun lain(mencoba akun teman karena katanya akun tersebut bermasalah). Lama mencari tombol log out, maka saya berpikir," apa mungkin harus Unbind akun?". Saya coba unbind semua akun. Kemudian saya berpikir lagi, "kok belum log out? apa langsung klik log in other account?". Tanpa pikir panjang, saya tekan saja tombol hijau tersebut dan berhasil mengakses akun teman saya. Normal-normal saja akunnya, saya serahkan lagi akun teman ke pemiliknya dan saya coba log in akun saya sendiri(tanpa unbind milik teman karena sebelumnya tidak merasa bind apapun). Saya coba akses, kok tertulis "Akun tidak terbind"(translate Indonesia). Saya coba akses akun FB dan GOOGLE PLAY juga tertulis sama. Dan simsalabim, akunku dinyatakan hilang.hahaha. Dari situlah saya belajar tentang arti Bind Account. Bahwa akun yang terbind artinya akun telah dikaitkan, dan aman selama tahu ID dan password serta akun tidak keadaan Unbind sebelumnya.

Saya coba cari informasi tentang kehilangan akun dengan case yang sama yaitu akun tidak dibind.Berikut caranya yang telah saya rangkum dan berhasil saya lakukan:
- Anda membutuhkan beberapa data seperti berikut:
  1. Nick Name akun yang hilang (sebaiknya jangan yang aneh2, tapi kalau ingat tulisannya ya gak masalah) 
  2. ID Number akun Mobile Legend(lihat gambar)
  3. Server Number akun Mobile legend(lihat gambar)
  4. Tanggal bermain pertama(perkiraan, kalau lupa nanti ada triknya)
  5. Tanggal Membeli Diamond(kalau tidak pernah tidak masalah, tapi kalau lupa ada triknya)
  6. Nomer Invoice Pembelian Diamond(ada triknya)
  7. Jumlah hero dan skin yang dimiliki(lupa? ada triknya)
  8. Tanggal terakhir main(harus ingat, tidak ada triknya)
  9. Alasan kehilangan akun(dalam bahasa Inggris, gak harus sempurna yang penting jelas maksudnya)
  10. Akun Mobile Legend untuk melaporkan(kalau bisa yang tidak dibind dengan akun moonton biar tidak merugikan akun yang digunakan untuk melapor)
  11. Akun Moonton(untuk keperluan "tempat akun baru")


Wow, banyak yah? nanti akan saya jelaskan triknya karena data tersebut digunakan menjawab pertanyaan bahwa anda memang pemilik akun tersebut.
Estimasi kembalinya akun sekitar 5-9 hari kalau lengkap pasti akan kembali. Berikut caranya
(BACA SECARA LENGKAP DARI AWAL HINGGA AKHIR, BILA TIDAK PAHAM ULANGI BERKALI-KALI)
Pada Menu Utama Mobile Legend, klik pada Menu Customer Service (seperti gambar dibawah)



Klik Account Problem

Klik Retrieve Account

Sebenarnya dari sini Moonton sudah ngasih tutorial(Retrieve Lost Account Tutorial), hanya saja pakai bahasa Universal (Inggris). Klik nomer 3

Klik Forget Platform Account

Maka muncul Form Pertanyaan seputar account kita, isi dengan benar sesuai data yang kita punya. Catatan: Yang ada titik/bintik merah artinya WAJIB diisi dan tepat 
ID Number tidak harus hafal, boleh dikosongkan, atau mungkin pernah screenshot info akunnya

Gak pernah beli Diamond? tetap pilih Never Bought

Nomer 15-17 adalah untuk akun yang digunakan untuk melapor, bisa bikin akun baru, bisa pinjam teman

Pastikan Akun yang digunakan sudah dibind dengan akun sosmed tersebut (usahakan sudah dibind Moonton, karena nanti ditransfer ke akun Moonton)

Mudah kan??hahahaha kayak Ujian Nasional aja pertanyaanya. Pasti gak hafal jawabannya kan? cek Triknya:

Trik ID Number dan Server Number adalah yang digambar bawah ini.

Panah Merah ID Number, Panah Putih Server Number (yang dikurung)

Gak pernah screenshot, tenang aja masih bisa dicek lewat search ID (asal Nicknya gak rumit-rumit).
Klik Lingkarang Merah

Search Nicknamenya, Lalu klik View untuk melihat profile ID
Tapi, cuman bisa lihat Server Number saja, karena ID Number tidak muncul (memang gak wajib tahu)


Trik Mengetahui Registration Date, memang tidak perlu harus benar, setidaknya mendekati, yaitu dengan melihat archievement pertama saat bermain game Mobile legend, tahu dari mana? cek aplikasi Google Play Game, seperti gambar berikut:
Klik Play Game
Klik Lingkaran Merah

Klik My Game

Pilih Game Mobile Legend

Lihat tanggal Achievement yang paling lama, tulis tanggal tersebut sebagi tanggal awal bermain game
Trik Payment Receipt, form ini harus mengisikan nomer invoice dari pembelian Diamond, kalau tidak pernah beli ya gak perlu diisi, tapi kalau pernah wajib diisi. Nah bagaimana bila pengisian diamond tidak lewat Playstore? waduh saya juga gak tahu ya, tapi yang saya tahu ya apabila pernah membeli diamond lewat playstore (potong pulsa) Cara ceknya dibagian bawah:

Kunjungi Situs: https://payments.google.com/payments/home , kemudian Log in dengan akun google yang pernah digunakan untuk transaksi diamond via playstore
Klik Lingkaran Merah
Lalu klik Pembelian Diamond yang ada bau-bau Mobile Legend.hahaha seperti gambar dibawah:
Klik Judul Pembeliannya, nanti muncul pop up menu disamping kanan
Yang dimaksud dengan Payment Receipt ya Transaction ID, GPA. xxxxxxxx dst
Dan Screenshot gambar di atas ini penting, karena nanti disuruh upload.

Trik Number Heroes and Number Skin, tinggal lihat profile saja seperti trik Server Number

Yang terakhir tentang alasan kehilangan akun (nomer 19). Kita harus mengetik dengan bahasa Inggris, ya saya ambil contoh, "My account lost, because i forget bind account with my social account" Karena nomer 19 tidak terlalu penting sih. Untuk nomer 20 muncul kalau melapor lebih dari 1x menggunakan akun yang sama (pakai 1 akun untuk melapor).

Oke, saya rasa semuanya lengkap sudah saya kasih trik dan penjelasan. Cara di atas sudah pernah saya coba dan work. Dengan catatan prosesnya 5-9 hari. Jadi, ketika hari ke 5 mulai lah cek Customer Service, siapa tahu membalas seperti ini:
Sekian lama menunggu akhirnya dibalas
Artinya akun telah dibind pihak Moonton menggunakan akun moonton yang telah dibind dengan akun yang anda gunakan untuk melapor (Dibaca pelan-pelan karena agak membingungkan.hehe). Artinya sebelumnya anda WAJIB membuat akun moonton dan bind dengan akun yang anda gunakan untuk melapor. Sehingga ketika akun yang hilang sudah dibind dengan akun moonton (oleh pihak admin) maka anda harus log in menggunakan ID Moonton(Akun Moonton). Otomatis akun yang digunakan untuk melapor sudah terlepas dengan akun Moonton tadi.

Semoga bermanfaat, mohon maaf bila agak berantakan, maklum asal bikin. haha