Minggu, 11 September 2016

Nasib Sial Saat Berkendara, Beneran Ada?

Sebelum membahas tema yang ada pada judul, luangkan waktu 1menit untuk melihat video dibawah ini.




Nasib sial? emang ada? mungkin yang sering sial pasti percaya soal ini, atau yang sering beruntung pasti gak pernah percaya soal nasib sial (Dewa Judi contohnya,haha). Nasib sial pasti ada disetiap kegiatan manusia. Baik makan, mandi, tidur, bahkan saat mengendara. Kali ini saya akan bahas makna video di atas terhadap kehidupan sehari-hari.

Kita lihat Scene awal dari video tersebut adalah sebuah kecelakaan sepeda motor dengan mobil. Sepeda motor yang merupakan kelas superbike (masih ingat kan kapasitas mesin superbike di artikel dulu ) pasti kecepatan 150 Km/h pasti mudah didapat. Nah apakah superbike yang kecelakaan tadi karena terlalu kencang?

Discene berikutnya adegan kecelakaan tadi flashback secara halus. Mulai dari menabrak mobilnya, hingga apa yang dilakukan pengendara superbike sesaat sebelum kecelakaan. Terlihat memang superbike melakukan pengereman mendadak yang sangat kuat, hingga sepeda motor tidak dapat berhenti dititik kecelakaan. Lalu berapa kecepatan sebelum melakukan pengereman? yap, sang narator memperlihatkan kecepatannya yang tertera di speedometer adalah 68 Km/h. Tidak terlalu kencang bukan? lalu kenapa bisa kecelakaan? jawabannya ada dicuplikan gambar dibawah ini:

Lihat yang ditandai lingkaran merah
 Mobil yang hendak menyeberang dipertigaan tertutupi oleh sebuah pick up. Sehingga pengendara superbike terlambat untuk menyadari keberadaannya. Lalu ketika mobil sedan tersebut menyebrang, maka pengendara superbike terlambat untuk melakukan pengereman. Yang akhirnya menabrak mobil sedan tersebut. 

Sang narator merekomendasikan untuk menjaga kecepataan sepeda motor untuk dikisaran 60 Km/h. Mungkin kecepatan ini tidak tergolong terlalu cepat, namun tidak juga terlalu lamban. Lalu apa yang terjadi bila superbike melaju dikecepatan 60 Km/h? di scene terakhir, Superbike mampu menurunka kecepatan dan melewati mobil sedan dengan selamat.

Mungkin bagi yang sering naik sepeda motor di keramaian kota akan sering menemui hal demikian. Ya, itu lah salah satu nasib sial. Tinggal kita cepat tanggap dalam masalah tersebut atau tidak. Namun, sebagus-bagusnya reflek manusia kalau dalam kendaraan kecepatan tinggi pasti akan kesulitan juga kalau menghadapi masalah tersebut. 

Memang video di atas cuman fiksi editan video saja. Tapi, pelajaran yang berharga adalah: 

Memperlambat tidak akan membunuhmu
Mengebut memang enak. Cepat sampai, adrenalin terpacu. Tapi, jangan lupa, kesialan datang kapan saja dan dimana saja. Jadi, apa salahnya kita berkendara secara wajar? memang tidak menjamin 100% membuat kita selamat, setidaknya kita berusaha untuk selamat kan?

1 komentar: