Selasa, 15 Februari 2022

2022? Are You Ready?

 Tidak terasa hiatus selama 1 tahun. Aku pikir setelah mengalami "masalah" itu aku bisa bangkit, ternyata datang lagi masalah yang lebih berat. Yang otomatis harus mengalami down yang lebih dalam. Apakah sekarang sudah mulai bangkit? aku coba. Ok, mungkin kalau gak Maret atau April blog ini akan mulai aktif lagi. Tapi tetap, tidak seaktif dulu. Mungkin  1 tahun minimal ada 3 tulisan. Setidaknya blog ini tidak boleh nonaktif. 

Jumat, 01 Januari 2021

2020? Terima kasih.

Lama sekali saya tidak posting diblog ini. Ya seperti biasa alasannya tetap sama, akibat kesibukan pekerjaan yang memaksa saya untuk rebahan jika sudah sampai kost. Tidak terlalu lelah sebenarnya, hanya saja membuat diri saya enggan menyalakan laptop jika sudah sampai kost. Padahal ide menulis sudah sangat banyak, tapi ya sudah lah yang penting saya pernah merasakan nikmatnya menulis blog. Oke, ini adalah tulisan pertama saya di 2021. Terkesan cepat? ya benar, 2020 seperti tidak terasa bahwa kita melewati sebuah hari-hari di tahun 2020. Saking cepatnya event yang penting di 2020 terlalu sedikit. Hah? sedikit? yoi sedikit, karena semuanya tentang Covid19 jadi ya rasanya 2020 tidak ada event lain selain virus tersebut. Mungkin itu pandangan untuk orang kebanyakan, tapi bagi saya 2020 terlalu banyak event "besar" yang terjadi. Yap, "besar" dengan tanda kutip. Karena biasanya "besar" itu bernilai/berarti positif, sehingga mampu mengubah sebuah keadaan. Bagiku event "besar" ditahun 2020 ini memang mengubah hidupku. Benar-benar harus instropeksi diri, belejar lebih dalam memahami diri sendiri, bahkan belajar menilai seseorang lebih dalam. Menilai lho, bukan judge. Bahkan mungkin aku merasa Allah memberi sebuah pelajaran berharga untukku bahkan juga untuk keluargaku, karena event "besar" ini berkaitan dengan keluarga juga. Tenang saja, ini bukan sebuah cobaan yang sangat pedih kok, meski memang kami sekeluarga sempat menitihkan air mata. Intinya cobaan yang membuat kita sekeluarga mendapat pelajaran dasar dalam menjalankan kehidupan. Apapun itu aku bersyukur terhadap Allah atas segala takdir yang sudah ditulis. Sehingga aku dan keluargaku tidak protes terhadap takdirMu. 
 
2021 ini saya cuman berharap, Covid19 segera selesai agar kita bisa melakukan banyak event yang sudah kita rencanakan. Terlepas itu memungkinkan atau tidak. Namanya juga harapan tapi tentu berharap kepada Yang Maha Kuasa.

Jumat, 18 September 2020

Life Hack Aplikasi Smartphone

Lama tak log in blog ini. Banyak ide yang ingin saya tulis, tp ya gitu niat untuk nulisnya susah datang. Sudah datang, ehh ada kegiatan lain. Maklum gak ada WFH, karena saya kerja di perusahaan bidang pembangkit listrik. Oh ya semoga kita diberi kesehatan dalam menghadapi Wabah Covid19 ini dan segera selesai wabah ini. amin.

 

Kali ini saya akan menulis tentang life hack aplikasi Android. Yap, setelah lama nulis soal otomotif akhirnya bisa dapat ide nulis tentang Android. Ya gak yang berat-berat juga. Yang penting bermanfaat bagi semuanya. Kan temanya life hack, maka tujuannya yaitu memaksimalkan fungsi dari aplikasi smartphone Android. Karena saya sering melihat orang-orang punya smartphone tapi tidak memaksimalkan fungsi smartphone untuk keperluan sehari-hari. Oke langsung saja masuk ke pembahasannya:

 

Memaksimalkan Fungsi Kalendar

Siapa yang masih jarang membuka aplikasi kalender? ya pastinya jarang karena kalender smartphone kan hari liburnya cuman Sabtu Minggu saja, tanpa ada keterangan hari libur lainnya atau tanggal merah. Jadi ya buat apa juga. Tapi sebenarnya kita bisa menambahkan tanggal merah atau hari-hari besar Indonesia ke kalender smartphone. Agar kita tahu hari besar atau libur dan juga bisa merencanakan kegiatan dengan baik tanpa lihat kalender kertas. Caranya? ya search saja di google "menambahkan tanggal merah pada kalender" sudah banyak tutorialnya, atau bisa di youtube untuk lebih jelas secara video. Jadi anda tidak ada alasan tidak tahu tanggal merah.

 

Hasilnya seperti ini

Berikutnya tentang tanggal ulang tahun. Jadi sebenarnya kita bisa pasang pengingat tanggal ultah orang terdekat kita pada kalender. Caranya ya bukan kita input secara manual dengan cara mencari tanggalnya lalu kita tulis pengingat ditanggal tersebut. Ya itu mah ribet, karena tiap tahun kita harus ngisi. Ya kalau inget, kalau gak ya sama aja. Jadi kita isi lewat data kontak. Seperti gambar dibawah:

Tanggal ini otomatis muncul di kalendar

 

Akan Muncul dikalendar setiap tanggal 17 September

saran sih, masukin tanggalnya 1 hari sebelum hari H. Misal ulang tahun tanggal 3 Mei, maka kita masukin tanggal ulang tahunnya 2 Mei dan diberi keterangan BESOK ULANG TAHUN. Sehingga ketika tanggal 2 Mei datang, ada pengingat bahwa besok tanggal 3 ada yang ulang tahun. Maka saat itu juga kita mempersiapkan ucapannya. Kenapa tidak saat tanggal 3? ya bisa juga cuman biasanya akan diingatkan saat jam 8 paginya (seingatku) ya kalau orang gak terlalu spesial ya no problem, tapi kalau spesial ya kurang mantap. haha

 

Kalender juga bisa dibuat pengingat kegiatan. Kan biasanya kita mencatat kegiatan apa yang akan dilakukan pada memo atau catatan. Tapi ya bagus juga, tapi alangkah baiknya kita tulis di kalender. Manfaatnya sudah pasti akan terhindar dari lupa. Misal kita jam 3 sore ada janji ketemu teman dan membawa pesanan barang. Maka kalau kita tulis dicatatan ya cuman nulis "Jam 3 sore ketemuan sama teman bawa barang." Dan kalau kita lupa membuka catatan ya sudah wasalam bablas lupa. Tapi kalau dikalender ya gak. Kita bisa setting 1 jam sebelumnya atau 2 jam sebelumnya. Misal tanggal 28 Mei, ya tinggal pilih lalu tulis agendanya apa "ketemu teman bawa barang jam 3 sore" dan setting jamnya jam 2 misalnya. Maka nanti saat jam 2 akan muncul notifikasi tersebut. Saya sarankan jangan dihapus ketika notifikasi itu muncul. Biarkan tetap ada sampai kegiataannya selesai. Karena kalau kita hapus saat jam 2 ya biasanya akan lupa juga. haha 

 

Coba lihat tanggal 8,9,10,11 banyak kegiatan yang harus diingat

 

 

Pentingnya Aplikasi Pencatat Keuangan

Untuk anda yang sudah memiliki penghasilan, sebaiknya anda menginstall aplikasi pencatat keuangan. Tujuannya agar kita bisa tahu pengeluaran kita tiap bulan berapa. Intinya itu dulu, karena dari situ kita bisa tahu berapa kita bisa menabung, kita bisa bayar cicilan, atau pengeluaran apa yang bisa kita tekan agar tidak boros. Manfaat budaya mencatat keungan ini juga berguna untuk wirausaha. Jadinya ya kita gak malas melakukannya saat berwirausaha. Carilah aplikasi pencatat keuangan yang bisa sinkronisasi. Agar ketika kita ganti hape  gak susah untuk menyelamatkan data.

Contohnya aplikasi ini

 

 


Perbulan pemasukan 2,7juta



  Carilah aplikasi Catatan yang Universal

Saya juga sering mencatat sesuatu, baik itu masalah pekerjaan, utang (biasa teman kadang minta isiin pulsa) atau mungkin kronologi kejadian. Awalnya saya pakai aplikasi catatan bawaan dari Asus  sudah cukup sih. Cuman kendalanya ketika saya ganti hape baru terasa negatifnya. Memang aplikasi catatan Asus bisa disinkronkan, tapi nanti kalau restore catatannya harus pakai aplikasi tersebut (ya iyalah). Masalahnya aplikasi catatan Asus khusus untuk hape Asus. Dicari di Playstore pun juga ketemu tapi tidak compatible. Terpaksa deh nyari aplikasi catatan yang universal. Dan terpaksa juga harus backup secara manual catatan yang sudah saya catat di hape lama.

 



Pengingat Masa Berlaku SIM Dengan Aplikasi Kontak

Kadang kita lupa kapan masa berlaku SIM (Surat Ijin Mengemudi) kita habis. Tapi sebenarnya ya mudaj juga, kan per 5 tahun setiap kita ulang tahun. Masalahnya jika kita ingatnya ketika ulang tahun ya pasti terlambat. Kalau terlambat ya memperpanjang SIM mulai dari awal, yaitu test teori dan praktek. Wah itu yang paling susah. Maka dari itu, ya kita butuh pengingat agar kita tidak terlambat. Caranya:

Buat Kontak dengan nama MASA BERLAKU SIM C (misalnya)

Tulis nomer kontaknya dengan tanggal berlaku SIM C

Tulis nomer dengan tanggal dan bulan masa berlaku SIM

 

Lalu lanjut form isian Tanggal penting, isi tanggal 10-12 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Misal tanggal jatuh tempo 3 April, ya kita pasang tanggal 22 Maretnya.


 

Jadi deh pengingatnya. Dan tanggal tersebut akan muncul tiap tahun, maka dari itu kita diberi notification untuk ngecek SIM. ya daripada gak ada yang ingetin, mending pakai cara ini.

Note: Setiap aplikasi kontak pasti ada form isian Tanggal Penting(Smartphone jadulku Asus ZF2 Laser OS lolipop aja ada) , biasanya digunakan untuk pengingat ultah. Tapi kita bisa kustom sesuka kita.

 

 

Maximalkan Aplikasi Screenshot

Aplikasi Screenshot memang fungsinya remeh untuk beberapa orang, tapi ditangan yang tepat screenshot sangat membantu. Biasanya untuk save bukti transaksi perbankan (mobile banking atau internet banking). Tapi ada fungsi lain juga yaitu mencapture informasi penting saat kita browsing. Karena browser umumnya memiliki kemampuan menyimpan historynya terbatas, sehingga ketika kita ingin mendapat info yang penting tadi sangat susah. Dengan screenshot kita bisa mencuplik informasi penting tadi. Kalau pun kita tidak terlalu jelas ya tinggal search lagi nama situs yang tertera pasa gambar screenshot. Bila malas untuk nyari-nyari lagi informasi penting yang sudah kita screenshot ya sebaiknya pindahkan langsung ke folder baru INFORMASI PENTING. Agar screenshot perbankan dengan informasi penting tadi tidak campur dan membuat kita kesusahan dalam mencari lagi.

 

Jika penting, kenapa tidak discreenshot saja

 

Takut lupa dengan kegiatan hari tersebut? tinggal ambil foto saja.

Kadang kita sangat lupa, bahwa kita mengerjakan apa saja saat hari kemarin. Sehingga ketika ditanyain oleh orang lain kita susah mengingat. Biasanya sih setiap kegiatan pasti aku foto objek yang aku kerjakan. Misal hari ini memperbaiki panel kontrol mesin A, Ya sudah foto saja kerusakannya. Kadang pak boss tanya minggu kemarin ngapain aja, ya tinggal cek galery, sudah pasti ingat kita seminggu kemarin ngapain saja, progressnya apa. Jadi mudah untuk menjelaskan ke pak boss. Ya memang konsekuensinya gallery kita mudah penuh. Tapi kita harus sering-sering backup foto. Ya sedia flashdisk 64 GB sudah sangat cukup untuk backup foto bahkan hasil screenshot. 

Bahkan saya pernah backup foto hingga 2000 file

 

 

Jangan lupa backup media dari aplikasi WA.

Saat bekerja, kita pasti ada percakapan penting di grup WA tentang pekerjaan. Entah itu membahas spesifikasi, sebab dari sebuah masalah, atau penyelesaian dari kerusakan. Nah biasanya juga menyertakan foto dari sebuah pekerjaan. Kadang informasi tersebut tidak terlalu penting untuk beberapa bulan kedepan. Baru 1-2 tahun kedepan kadang ada yang tanya tentang pekerjaan lampau. Maka dari itu percakapan WA dan media WA sangat penting menunjang kelancara pekerjaan. Sehingga kita perlu backup WA grup dari tahun ke tahun. Ya itu sih bagi yang ingin tim dalam pekerjaan kompak. Kalau kita bodo amat ya gak backup juga gak masalah. Kan tips ini ditujukan untuk orang yang ingin memaksimalkan aplikasi untuk menunjang pekerjaan atau kebutuhan hidup. 

Sebelum backup klik CADANGKAN. Tidak perlu secara online biar tidak makan kuota data

Amankan folder Whatsapp ke Flashdisk atau PC

 

 

Oke, itu saja yang bisa saya tulis dari artikel hari ini. Sebenarnya masih banyak sekali life hack aplikasi yang bisa dilakukan, tapi malas nulisnya. hahahaha maaf maaf. Semoga bermanfaaat

 

Selasa, 17 Maret 2020

Tool Standard Untuk Biker (versi saya)

Lanjut lagi, mumpung saat ini saya ada niat untuk nulis.hahahahaha Kalau kemarin saya share tentang kesehatan dan gaya hidup (gak salah tuh? jelas, kalau anda ketiaknya mengeluarkan bau tak sedap kan jadinya gak bisa gaya.hahahahaha), maka kali ini saya share tentang otomotif khususnya roda dua. Yang ringan-ringan saja, karena yang berat-berat nanti susah mencernanya.hehehe (susah mencerna karena yang jelasin pakai kata-kata yang ribet.hehehe). Temanya tentang tool dasar para biker (versi saya). Kenapa versi saya? karena tiap orang beda-beda dalam berpikir, mungkin tool yang saya sebutkan nanti tidak terlalu berguna, atau tool yang saya sebutkan terlalu "overpower". Ya setidaknya saya memberi sebuah informasi, tinggal informasi ini menyesuaikan ke pribadi masing-masing. 

Tool dasar ini fungsinya untuk melakukan perbaikan dan pengecekan pada sepeda motor. Jadi, apabila anda punya tool ini, anda bisa melakukan sebagian besar macam perbaikan bahkan perbaikan motor injeksi. Tapi ya sebagian besar lho, artinya tidak semuanya. hehehe namanya juga tool dasar. Hal ini saya berdasarkan pengalaman saya sendiri dalam memperbaiki sepeda motor Yamaha YZF R15 VVA saya sendiri, mulai ganti busi, ganti oli, setel kabel kopling, lepas injektor dan throttle body, ganti tensioner, ganti filter oli dan udara, pokoknya yang ringan-ringan lah. Bahkan setel klep juga memungkinkan dengan tool dasar ini. Ingin tahu tool apa saja yang sarankan, berikut penjelasannya:

- Toolkit Bawaan Pabrikan
Toolkit bawaan pabrikan ini biasanya terdiri dari obeng plus dan minus (jadi satu), kunci busi dan kunci Hexa (atau kunci L). Ya itu sih pada R15, kalau motor lain ya biasanya hampir sama (atau malah lebih lengkap). Tool-tool ini berguna banget untuk membuka sebagian besar body pada motor. Ya body-body yang sering untuk dibuka, kayak fairing samping. Karena nantinya untuk mengganti busi maka harus membuka fairing samping. Ya lucu kan disediakan kunci busi, tapi gak ada kunci Hexa untuk buka baut fairing.

- Pengukur Tekanan Ban
Mungkin sebagian orang menganggap remeh tool ini, padahal khasiatnya sangat penting. Memang fungsinya untuk mengetahui tekanan pada ban. Tapi dengan mengetahui tekanan ban, maka kita bisa memperkirakan ban kita layak untuk berkendara atau tidak. Tapi kan bisa menggunakan metode kira-kira yaitu dengan cara ban dipencet dengan tangan??? ya memang sih, cuman ternyata perbedaan tekanan 5 psi (umumnya pakai satuan psi) saja perbedaannya tidak signifikan lho. Apalagi pakai ban yang besar kayak R15. Contohnya gini, saya isi angin ban dengan tekanan 36 psi depan belakang(rekomendasi pabrikan 33 depan, 35 belakang kalau gak salah). Lalu ternyata selama 2 minggu tekanan ban depan dan belakang turun jadi 31 psi. Padahal saya tekan dengan tangan rasanya sama saat 36 psi. Artinya 31 psi kan cukup jauh juga dari rekomendasi pabrikan. Maka saya harus mengisi angin kedua ban saya. Ya meski 31 psi masih enak lah. Karena risiko ban dengan tekanannya rendah bikin velg mudah peyang akibat menghajar lubang jalanan, juga bikin kerja mesin jadi berat.

Merk Tekiro Tipe AU-TG0980


Contoh lain lagi, kan biasanya selama 2 minggu tadi turun 5 psi. Suatu hari, ban belakang saya 2 minggu turun jadi 25 psi. Kaget dong saya, padahal ban depan masih 30 psi tekanannya. Oke, saya positif thinking mungkin kemarin ngisi anginnya kurang mantap atau gak kondisinya dingin extreme. Lalu saya lihat 2 minggu berikutnya juga sama, turun jadi 26 psi, dengan ban depan 30 psi. Wah ini tanda-tanda ban bocor alus. Karena kalau bocor harusnya dalam hitungan 2-3 hari sudah turun drastis. Dugaan awal sih ban bocor alus atau gak nipplenya retak-retak. Oke, sekalian ganti ban, karena sudah 12000 KM dan agak gundul juga. Setelah itu periksa 2 minggu kemudian, ALhamdulillah normal lagi. Turun 30 psi, artinya memang ada masalah pada ban, dan nipplenya normal. Tuh kan, berguna banget khasiat alat ini. Jadi jangan diremehkan.

- AVO Meter
Di era motor injeksi ini, sangat penting sekali fungsi dari aki/baterai. Karena semua komponen injeksi pasti membutuhkan tegangan dari aki ini. Bila tegangan aki lemah, maka komponen injeksi bisa rusak atau tidak bekerja secara normal. Nah, fungsi dari AVO meter ini bisa mendeteksi kondisi aki. Apakah aki ini masih layak, pengisian aki masih bagus bahkan untuk memeriksa gejala short pada kabel-kabel motor. Bagaimana memeriksa aki masih layak atau tidak? ya ukur saja tegangan aki tersebut. Kalau normal sih harus bernilai di atas 12 V (padahal spesifikasi aki kan 12V). Kenapa begitu? karena ketika aki dibebani untuk menyalakan dinamo starter, maka akan drop ke nilai 11,xx V sampai 12,xx V. Nah kalau aki sudah jelek, biasanya bisa drop sampai 8-9 V (kalau 10 V sangat mepet, tapi kadang mesin bisa nyala). Kalau drop sampai ke nilai tersebut otomatis dinamo starter tidak bisa bekerja. Bekerja pun tidak akan kuat memutar poros mesin. Belum lagi komponen injeksi butuh asupan tegangan 12V seperti pompa bahan bakar. Jadinya mesin tidak bisa menyala. Sehingga kita akan fokus ke akinya. Kalau aki sudah diganti tapi mesin tetap tidak mau menyala? ya harus cari permasalahannya.hehehe
Kebetulan ini tang ampere multifungsi. Tegangan Aki saat mesin idle 1400RPM

Keadaan Aki saat mesin belum distart.

Contoh lain lagi untuk mengukur kinerja charging (pengisian tegangan) aki. Setelah mesin nyala keadaan idle, maka aki akan dicharging. Nah sumber tegangannya didapat dari spul (generator) dan disearahkan menjadi listrik DC oleh kiprok baru menuju aki. Nah, kalau pengisian aki tidak bagu, maka aki bisa cepat drop. Bagaimana memeriksa sistem pengisian tegangan bisa dikatakan normal? dengan cara menyalakan mesin lalu mengukur tegangan aki. Seharusnya tegangan aki berkisar 13 V sampai 14,xx V. Maka aki dianggap menerima tegangan dari kiprok sehingga tegangannya ikut naik. Kalau tegangan tiba-tiba di atas 14V misal 15V, ada indikasi kiprok atau spul bermasalah. Segera periksa komponen tersebut. Benar-benar bergunakan AVO meter?

- Kunci Ring Pas set
Kalau tool ini sangat berguna untuk bermacam-macam perbaikan, mulai membuka baut drain oli, drain radiator, bahkan membuka cover crankcase juga bisa. Pokoknya para pembaca pasti sudah tahu fungsinya, jadi tidak saya jabarkan lebih banyak lagi.hehe

Tidak harus merk Facom


- Kunci Socket Drive Set
Ini adalah tool yang fungsinya sangat banyak. Cukup asing kan mendengar namanya? hehe coba lihat saja gambar dibawah ini.

Merk Facom R Nano R.360

1 kotak isinya kunci socket dengan berbagai ukuran, belum lagi ada mata kunci Hexa, Torx key, obeng plus, minus yang ukurannya sangat berguna untuk membongkar motor. Bahkan saya melepas throttle body menggunakan tool set ini ditambah kunci ring pas saja sudah bisa dan secara cepat. hehe Pokoknya sangat banyak manfaat dari tool set ini, ya maklum kombinasi dari mata kuncinya saja banyak, apalagi dipermudah dengan kunci socket, jadi tidak perlu susah memutar dan bisa menjangkau daerah yang susah dijangkau kunci ring pas.

Bongkar...bongkar..bongkar


Itu adalah tool-tool yang saya rekomendasikan kepada anda sebagai tool dasar yang dimiliki oleh biker. Ya memang tidak harus ikut saran saya, karena saya tahu tool-tool di atas harganya tidak murah, perlu budget jutaan agar mendapatkan tool yang berkualitas dan awet. Tapi ya kan biar perbaikan bisa kita lakukan dengan sempurna, maka butuh tool yang seusai juga. Kalau anda malas untuk bongkar-bongkar motor ya silahkan langsung ke bengkel langganan anda. hehehe

Mohon maaf bila ada penjelasan yang tidak jelas, terima kasih karena sudah membaca semoga berguna.

Senin, 16 Maret 2020

Pengusir Bau Badan

PERINGATAN!
Karena ini menggunakan bahan-bahan yang cukup berbahaya, yaitu Alkohol, maka sebaiknya penyimpanannya lebih hati-hati dari jangkauan anak kecil. Juga, tidak disalahgunakan menjadi minuman yang memabukkan. Bukan tanggung jawab saya lho....



Halo semuanya, kembali lagi ke blog yang sepi sunyi ini. Tidak terasa blog ini sudah mangkrak (baca:terbengkalai) sangat lama. Bahkan mungkin sudah hampir 1 tahun (padahal belum lihat kapan terakhir kali posting). hahaha Mohon maaf sebelumnya. Ya maklum kesibukan kerja membuat lama tidak menulis blog ini. Lagi-lagi alasan kerja hehehe 

Oke Sesuai judul kali ini, saya akan memberikan tips tentang mengusir bau badan. Mungkin tips ini sudah ada yang mencobanya (padahal tips ini hasil lamunan saya sendiri.haha), jadi bagi yang merasa tips ini sudah ada yang tahu langsung saja skip. Jadi, untuk mengusir bau badan versi saya yaitu menggunakan Alkohol dan tentunya minyak wangi. Hah?? alkohol?? diminum bersama minyak wangi gitu?? bukan lah, itu mah buat mengusir nyawa dari raga.hahaha Alkohol disini biasanya bisa didapatkan di apotek. Ya cukup yang kadarnya 70%. Kalau ternyata adanya 90% ya gak masalah juga, cuman kayaknya lebih mahal sedikit dari yang 70% dengan tingkat keberhasilan yang sama.

Contoh Alkohol 70%



Terus alkohol ini digimanain?? oke alkohol ini intinya dioleskan pada ketiak. Yap, ketiak ya, bukan daerah yang lain. Karena sumber bau yang paling dominan ada pada ketiak manusia. Maksud dari dioleskan disini adalah untuk membersihkan ketiak. Lho kan ketika mandi ketiak juga sudah disabun, otomatis bersihkan? secara teori memang demikian. Namun pada prakteknya belum tentu. Jadi, ketika kita mandi dan membersihkan ketiak, maka hasilnya memang bersih. Namun setelah keluar dari kamar mandi, ketiak tersebut ada indikasi terdapat kuman. Kok tahu? kuman dari mana? yaitu dari handuk kita. Ya kalau handuknya baru dicuci sih 80% pasti bersih ya. Tapi kalau sudah beberapa kali penggunaan? pastilah sudah mulai kotor dan menggandung kuman. Nah, kuman tersebut menempel pada ketiak ketika kita mengeringkan ketiak selesai mandi (baca pelan-pelan saja.haha). Kuman tersebut awalnya tidak ada reaksi apa-apa kalau keadaannya kering. Tapi, kalau berkeringat? sudah pasti, kuman tersebut makin banyak dan mengeluarkan aroma yang "khas" (tidak usah dideskripsikan, sudah pada hafal aromanya). 

Nah, fungsi alkohol tadi yaitu membunuh kuman yang ada pada ketiak. Penggunaannya yang efektif saat selesai mandi. Lebih enaknya alkohol tadi masukkan ke botol semprot bekas parfum (atau apapun yang bisa buat nyemprot). Semprotkan ke ketiak 2-3 x (hati-hati terkena mata atau hidung) lalu usap cairan alkohol tadi secara merata secara cepat. Soalnya alkohol mudah menguap. Bila sudah ya semprot parfum andalan kalian. Barulah menggunakan pakaian. Saran sih penggunaannya sehari 2x. Yaitu saat mandi pagi dan sore. Atau mungkin mandi pagi saja tidak masalah, karena kalau pagi kan siangnya beraktifitas dan pastinya berkeringat.

Contoh Botol Semprot


Hasilnya? sepengalaman saya selama hampir 4 tahun pakai metode ini, bau badan saya berkurang drastis. Ya sebenarnya saya memilik bau badan yang tergolong medium. Bukan yang sampe kecut menyengat, cuman kalau berkeringat berlebih atau memakai jaket dan berkendara panas-panasan pasti otomatis mengeluarkan bau tak sedap. hehehehe . Apalagi pekerjaanku di pembangkit listrik yang selalu di lapangan/lokal, bukan tempat yang ber AC, pastinya akan bau kalau berkeringat. Sekarang ya memang masih tetap berkeringat, namun sudah tidak berbau menyengat (tapi kalau keringat diketiak di usap lalu dicium ya ada baunya tapi gak parah.hehe). Oh iya, khasiat dari metode ini berkisar 6-8 jam. Jadi biasanya saya masuk kerja jam 7-8 pagi, pulang kerja jam 4 sore, nah itu mulai mengeluarkan bau menyengat. Tapi kan keadaan sudah di kost dan mau mandi. Jadi, ya tinggal mandi saja untuk menghilangkan bau. Tapi, kalau sampai lembur jam 10 malam, selama tidak berkeringat berlebihan lagi, pasti tidak terlalu bau. 

Saran untuk menunjang khasiat dari cara ini lebih efektif lagi mending bulu ketiaknya di cukur. Gak perlu gundul juga sih, karena kalau bulu ketiak lebat maka area sangat muda lembab dan sarang kumannya makin banyak. Sehingga alkohol tadi cuman bertahan sebentar saja efeknya. Juga kurangin makan-makanan yang bisa bikin keringat menjadi bau. Coba googling dulu soal ini.hehe maklum saya bukan pakar bahan makanan. Dan yang terakhir memperbanyak air putih. Kalau ini sih katanya keringat yang keluar tidak mengandung amonia berlebih (katanya lho). 

Oke, sekian tips yang bisa saya sampaikan. Semoga berguna bagi pembaca sekalian.

Jumat, 15 November 2019

Catatan Penting Yamaha YZF R15 VVA Part 1

Terakhir menulis artikel ternyata bulan 7 kemarin. Sudah lama juga yah? sebenarnya banyak sekali ide untuk menulis, cuman ya rasa malas nulis mengalahkan segalanya. Kadang berpikir enak kali ya bikin Vlog, tapi setelah berpikir lebih dalam rasanya suara dan ilmu berbicara di kamera rasanya kurang mumpuni, jadinya enggan bikin vlog. Semoga ada teknologi yang bisa ngetik tanpa menggerakkan tangan, jadi cuman berpikir kata-kata saja sudah menghasilkan tulisan.hahaha maka dunia akan menjadi malas mengetik.

Ok basa basinya segitu saja. Kali ini saya akan menulis tentang catatan penting dari sepeda motor tersayang (ya jelas, karena lagi jomblo.hahaha). Catatan penting ini berisi hal-hal yang penting (ya kale gak penting dicatat dan dibuat materi blog.haha) yang berkaitan perbaikan atau pun penggantian spare part. Sekali lagi yang penting-penting saja, agar pembaca yang punya kendaraan serupa bisa mendapat informasi yang penting. Catatan ini saya rasa sangat berguna bagi saya sendiri, agar kedepannya ingat kenapa saya ganti part ini, kenapa gak pakai part itu, atau dulu history-nya diapain kok bisa begitu. Langsung saja ke catatan penting yang pertama:


1. Busi Standard R15 ternyata NGK MR8E9
Kenapa busi begitu penting? ternyata efeknya sangat berbeda. Jadi, history-nya R15 VVA ku keluar dari dealer menggunakan busi pabrikan NGK MR8E9. Setelah 8000KM saya ganti busi dengan milik Vixion (kalau gak salah kodenya CR8 bla bla. Lupa seterusnya.hahaha). Memang secara performa memang terasa berbeda, cuman waktu itu bersamaan dengan ganti oli. Ya kirain karena olinya memang berpengaruh besar. Performa terasa beda itu seperti powernya turun. Dan konsumsi BBMnya turun. Dulu bisa 59-57 Km/liter. Dan setelah ganti jadi rata-rata 55-53 Km/liter. Masih masuk akal lah, apalagi sudah menginjak KM 10.000an jadi aku pikir kondisi injektor, dan fuel pump sudah numpuk kotoran. Saat KM menyentuh 16.500 barulah service injeksi seperti pembersihan fuel pump, cleaning injektor dan juga stel klep. Efek dari service tadi ternyata membuat konsumsi bbm dan performanya makin turun. Waduh kok aneh ya? padahal kan harusnya pembakaran makin lancar, filter fuel pump sudah bersih, kerak-kerak injektor juga sudah bersih, klep juga distel, memang sih throttle body belum dibersihkan, tapi harusnya sudah OK. Ternyata hasil tanya ke mekanik yang menangani stel klep bahwa klep disetting sangat rapat (nanti pembahasan berikutnya). Jadinya performa jadi turun+konsumsi bbm juga turun drastis, menjadi 49 Km/liter. Lalu minggu depannya coba ganti busi standard bawaan R15 VVA yang ternyata juga menjadi busi standard Satria FI dan CBR 250RR, dengan tipe NGK MR8E9. Hasilnya sih performa memang agak naik, tapi gak seperti saat keluar dealer (maklum  efek stel klep terlalu rapat). Setidaknya konsumsi BBM bisa naik jadi 52 Km/liter. Benar-benar beda busi beda hasil pembakaran. Kapok ganti part yang memang bukan part standardnya.

2. Stel klep R15 VVA harus sesuai
Lanjutan pembahasan di atas tadi. Ternyata klep yang sudah distel terlalu rapat. Bilangnya mekanik sih IN 6 dan EX 8 (mungkin maksudnya IN 0.6 dan EX 0.8 ya?). Padahal klep standard R15 VVA harus di stel IN 0.1 - 0.14 dan EX 0.21-0.25 mm (sumber Yamaha Jatim via WA dan Youtube : (LINK) . Jauh banget kan? memang efeknya suara mesin halus dan tidak berisik. Tapi ya bagi saya suara mesin SOHC 4 Klep + VVA sudah pasti berisik jika dibandingkan mesin SOHC 2 klep. Cuman ya gitu performanya berkurang drastis. RPM Idle juga turun, biasanya saat awal mesin hidup (pagi hari) 1600 RPM. Sekarang sih memang 1600RPM, cuman 1 menit berikutnya pasti akan turun jadi 1400-1500 RPM (2bar tambah 1 bar kedip-kedip). Belum lagi kalau sudah 2 menit, jadi 1200-1300 (1 bar tambah 1 bar kedip-kedip). Normalnya ya 1400 RPM idle mesin sudah panas. Belum lagi RPM mesin kadang mati sendiri, misal saat berkendara kecepatan 40 km/h lalu ingin menepi. Otomatis kopling ditarik penuh dan motor menepi. Harusnya kan mesin tidak mati begitu saja dan RPM terjaga di RPM idle (1200-1400 RPM). Lah ini langsung mati, terutama saat mesin selesai dipanasi (2-3 menit). Sebelumnya juga enak-enak aja mesin dipanasin 2-3 menit. Kata mekanik sih harusnya mesin lebih lama dipanasin. Ya kan jadinya mesin boros bensin, udah konsumsi BBM boros, manasin mesin harus lama, kan tambah boros. Belum lagi ketika jalanan agak naik lalu ada polisi tidur 3 lapis, pastinya kopling ditarik maximal, sudah otomatis mesin mati kalau handle gas tidak ditahan di RPM agak tinggi.

3. Penggantian Tensioner 2PV
Penggantian tensioner disini memang bukan rekomendasi resmi dari Yamaha. Berawal dari banyaknya kasus masalah di area rantai keteng (cam chain) mudah kendor, tensioner lemah sehingga mesin berisik, noken as aus hingga klep nabrak pada R15 VVA ini (baca-baca di forum). Sehingga saya berkesimpulan sendiri bahwa tensioner R15 VVA ini kayaknya mudah lemah. Searching-searching info soal tensioner, ternyata kasus serupa terjadi pada NMAX generasi pertama. Dimana NMAX generasi pertama menggunakan tensioner 2ND-E2210-00 . Sementara NMAX generasi berikutnya menggunakan tensioner 2PV-E2210-00 yang ternyata sama dengan milik Aerox 155. Apa hubungannya dengan R15 VVA? ternyata R15 VVA menggunakan Tensioner dengan part 2ND-E2210-10 . Hampir sama dengan NMAX cuman beda 2 digit yang belakang. Aku pikir mungkin ada pembaharuan soal tensioner ini, sehingga secara performa beda dengan milik NMAX generasi pertama. Lalu iseng lihat milik MT15 ternyata sudah pakai tensioner milik AEROX155. Lah berarti Yamaha diam-diam update perubahan part pada mesin SOHC 4klep VVA kopling manual dong? kalau tensioner tersebut tidak ada masalah kan tetap menggunakan kode part yang sama, tapi nyatanya berbeda. Coba cek MXking generasi pertama yang katanya punya masalah di tensioner juga. Kode partnya memang sama dengan milik NMAX generasi pertama. Lalu cek MX king generasi kedua dengan lampu utama LED, hasilnya memang menggunakan tensioner dengan kode 2PV yang sama milik Aerox155. Maka dari hasil penelitian itulah (lebay.hahaha) maka saya berkesimpulan harusnya memang R15 VVA ini menggunakan tensioner yang sama dengan milik Aerox155

Contoh Tensioner 2PV

Karena lebih berkualitas. Ya sudah ganti deh tensionernya. Efeknya ya biasa saja sih, dan coba cek tensioner lama R15 VVA ternyata tidak ada tanda-tanda oblak atau lemah. Ya setidaknya menyelamatkan mesin dari kemungkin terburuk.


4. Service Injeksi harus tuntas
Ini pertama kali saya service injeksi. Dan sebelumnya juga sudah tanya-tanya ke bengkel Yamaha Pacitan, apakah bisa service injeksi? ternyata di jawab bisa. Cuman saya sangat ragu, karena disana tidak terlihat alat untuk membersihkan injektor atau bahkan semacam metode infus. Ya kirain sih alatnya ditaruh dibelakang, jadi gak dipajang di bengkelnya. Langsung eksekusi service injeksi dengan bilang ke bagian admin untuk pembersihan injektor, throttle body dan pembersihan filter fuel pump. Tahap pembersihan filter fuel pump sih masih masuk akal, karena filter fuel pump dilepas lalu disemprot hingga kotorannya hilang (saya lihat sendiri). Lalu tahap ke injektor dan throttle body, saya terkejut bahwa untuk injektor cuman disemprot cairan khusus (injektor cleaner kayaknya) di bagian input atau inletnya. Dan katanya throttle body juga disemprot dengan injektor cleaner tadi(disemprot apanya coba? Throttle Body juga tidak dilepas),kemudian selang dari fuel pump ke arah injektor dipasang. Lah, gimana bisa rontok kotoran di lubangnya kalau gitu caranya. Apalagi throttle body tidak dibongkar. Kata mekanik sih throttle body cukup digitukan saja. Padahal di throttle body harus dibersihkan dari debu dan pembersihan sensor tekanan udaranya. Kalau gini ceritanya service injeksinya kurang sempurna. Minimal service injektor pakai alat dibawah ini:

Injektor dilepas, lalu dinyalakan dimesin ini+pakai cairan khusus

atau ya model infus seperti ini:

Injektor tetap di mesin


Lebih sempurna lagi metode backwash, benar-benar bersih sempurna kalau ini, seperti pada tutorial disini: 

Tapi jarang banget yang melakukan metode ini, karena ribet.

5. Masalah di Cam shift Gear
Gejalah dari masalah ini adalah tuas gear ketika turun gear tidak kembali 100% ke posisi semula, harus dicongkel sedikit biar kembali. Bahkan pada kondisi yang sudah parah ketika posisi gear ke 3 lalu congkel tuas gear untuk naik gear, eehh gear tidak mau naik. Bahkan turun gear pun juga tidak bisa. Ngeri lah pokoknya, apalagi jalanan yang saya lalui perbukitan, yang pastinya butuh gear 2 dan 3. Masalah ini muncul ketika 16ribuan KM (kurang lebih segitu). Sebenarnya tidak pernah ada gejala ringan yang muncul. Kebetulan saya ke bengkel Yamaha Pacitan untuk ganti busi+service injektor (yang ternyata saat stel klep kemarin sudah dilakukan, tapi cuman semprot-semprot saja). Perjalanan 1 jam sih oke-oke saja, dan seperti biasa sesekali nyoba VVA. Begitu masuk bengkel service dan selesai, maka tibalah waktu dicoba mekanik. Setelah selesai dicoba, bayar service dan motor saya bawa untuk isi bensin. Disitulah muncul gejala pertama kali yaitu tuas gear ketika turun gear tidak kembali semula. Ya aku pikir gak masalah lah, cuman ya sangat disayangkan sekali, masak motor "mahal" penyakitnya gini.hadehhhh. Besoknya pun sama, cuman kadang muncul kadang normal. Aku pikir apa jangan-jangan olinya palsu? masak bengkel Yamaha sendiri jual oli Yamalube Super Sport palsu? memang sih sudah jalan 1200KM, tapi ya harusnya bisa tahan 2000KM. 

Barulah pada hari ke 5 muncul gejala yang berat, dimana naik Gear mulai tidak bisa (kadang berhasil kadang tidak berhasil). Waktu itu saya pikir gak masalah lah, toh masih bisa turun gear. Lalu begitu menemui jalanan agak nanjak yang butuh gear 3(posisi gear 4), saya coba turun gear. Alangkah kagetnya gear tidak mau turun, padahal tuas sudah diinjak dengan keras(plus kopling tentunya.)Coba naik gear bisa, oke mungkin turun gear sekarang bisa. Diinjak lagi gear tetap tidak mau turun, sementara jalan menanjak sudah didepan mata (RPM sudah turun ke 4000RPM), wes alamat berhenti dulu coba diturunkan hingga gear 1. Ternyata gak berhasil. Busyet, rasanya panik juga. Belum lagi teman-teman mulai datang menghampiri,rasa malunya itu lho yang males, masak motor "mahal" baru beberapa tahun bermasalah. Untungnya setelah sekian percobaan bisa turun gear 2, tapi gak bisa masuk gear 1. Ya sudah nekat jalan dengan gear 2 keadaan nanjak dari kecepatan 0. 

Besok paginya langsung saya bawa ke bengkel Yamaha Pacitan. Untungnya bisa masuk gear 3. Wes, langsung gak berani masuk gear 4. Jadi perjalanan selama 1 jam pakai gear 3, dengan kecepatan maximal 54 km/h (RPM 6000, males aktifkan VVA). Sampai di Bengkel coba bongkar cover crankcase (bak kopling kanan), dan untungnya mekaniknya langsung nebak di sistem Camshift Gear nya bermasalah. Dan mencoba menggoyangkan part yang berbentuk bintang (seperti gambar), ternyata agak oblak. Dugaan sementara sih baut porosnya longgar. Ya wes dibuka baut porosnya, dan ganti baru tapi dengan mata (+) karena sebelumnya baut "L". 

Ilustrasi, lingkarang merah baut "L" yang longgar

Setelah seret lalu ditambah menggunakan obeng getok. Coba simulasi perpindahan gear ternyata lancar, baru deh dikembalikan semula+isi dengan Yamalube Supersport yang baru. Test ride oleh mekanik, sudah ok ya wes bayar ke kasir cuman bayar 50ribu untuk jasanya(oli mah tetap bayar 73ribu). Kata mekanik sih kemungkinan saat pasang di pabrik menggunakan mesin air impact wrench yang tekanan anginnya kurang atau bisa juga torsinya kurang besar. Ya semoga tidak terjadi untuk kendaraan lainnya.

Oke itu catatan penting yang bisa saya tulis mengenai perbaikan dari motor R15 VVA saya, semoga tulisan ini tidak berlanjut ke part 2. Kenapa gitu? ya kalau gak lanjutkan berarti motor keadaan normal-normal saja.hahaha Males euy kalau motor bermasalah, sudah rugi waktu, rugi perasaan (malunya itu lho yang gak nguatin, ya kalau motornya sudah lama muncul penyakit gak masalah), rugi uang. Mohon maaf apabila ada salah kata dan disini saya tidak bermaksud menjelekkan produk Yamaha, cuman saya menceritakan apa yang saya alami selama ini, semoga kedepannya tidak ada masalah yang serius.

Jumat, 12 Juli 2019

Review Beberapa Brand Oli

Halo semua, kembali dengan saya untuk pembahasan tentang otomotif khususnya sepeda motor. Kali ini saya akan memberi review singkat tentang oli yang selama ini saya pernah coba. Maklum motor baru jadi wajib coba-coba oli agar tahu mana yang sekiranya sesuai dengan kantong dan performa yang diinginkan. Itung-itung buat ngisi blog yang sepi ini.hahaha sebelum saya review oli, saya akan menjelaskan dulu keadaan sepeda motor saya dan lintasan yang dilalui. Biar nanti ketika membaca tidak bingung karena berbeda penilaian terhadap pengguna yang lain. Berikut penjelasannya:


- Nama Kendaraan: Yamaha YZF R15 VVA 2017, review Oli sejak 0-14.000KM . Penggantian Filter Oli rutin, BBM Pertamax terus. Penggantian oli per 2000 KM (kadang lebih kisaran 2100-2200 KM karena sekalian servis).
- Jalanan yang dilalui daerah perbukitan, naik turun area Kabupaten Pacitan. Lokasi kerja Desa Sudimoro Kabupaten PAcitan, dengan jarak 12 KM. Dan tidak pernah macet. Perjalanan dari Malang ke Pacitan (juga sebaliknya) hanya dilakukan 2x saja.
- Oli saya selalu isi 900 ml. Jika ganti filter oli baru 1 liter.  Sesuai buku petunjuk manual.
- Seringnya oli ganti sendiri, yaitu saat pagi hari. Karena oli sudah mengendap di dasar mesin semua, jadi tinggal drain saja.
- Rata-rata kecepatan 60-80 KM/H. Dan jarang menggunakan VVA. Sesekali 100 KM/h (VVA Aktif)

Oke, itu kondisi yang saya lalui, yang pasti motor R15 ini saya gunakan untuk santai saja. Kisaran penggantian gear di RPM 5000-6000. Ya kecuali untuk menyalip bis, biasanya menggunakan VVA karena jalanannya agak menanjak.Kalau nanti ada yang bertanya untuk bermacet-macetan ya saya tidak menggambarkan performa olinya, karena rata-rata ya tanpa macet sehingga kipas radiator jarang sekali nyala (jalan 60-80 KM/h ya pasti hembusan anginnya cukup mendinginkan radiator). Langsung saja Review Oli, dimulai dari Yamalube SuperSport (SS):

Yamalube dan Shell AX7 botolnya ketinggalan dibengkel.hahaha


1. Yamalube Super Sport
Harga: Rp. 73.000
Volume yang di isi: 1 liter
Ini adalah oli pertama yang saya review, karena ini oli bawaan YZF R15 dari Dealer. Saat melakukan pembayaran saya lihat mekaniknya menuangkan oli ini ke mesin motor yang saya beli (akan dikirim ke rumah). Soal performa sih standard banget. Karena saya baru perkenalan dengan performa R15 VVA ya dengan oli ini. Saat itu saya gunakan untuk inreyen dengan perjalanan 100 KM sehari. Ya jalanan antar kota jadi jarang lampu merah dan macet. Mesin gak begitu halus, karena saya tahu karakter mesin SOHC LC4V khas Yamaha. Hingga 1000-1200 KM performa mulai menurun. Ya wajar sih dengan harga segitu. Untuk penyusutan oli ya gak bisa lihat juga, soalnya saat itu 500 KM sudah service pertama dan ganti oli.

2. Yamalube Sport
Harga: Gratis saat service gratis
Volume yang di isi: 900 ML
Karena jatuh tempo service gratis sudah datang, ya sudah motor saya di service meski belum mencapai 1000 KM. Aku kira akan dapat Yamalube Super Sport karena oli bawaan dealer saja memang super sport. Ehh ternyata dapat Yamalube sport, ya udah di review aja. Kesan pertama, "BERAT!" . Saat itu sih kebetulan saya ngisi BBM Pertalite , iseng nyoba reaksi mesin gimana. Ternyata bikin mesin tidak ada tenaga. Ya udah setelah indikator bensin tinggal 1 bar langsung isi full pertamax. Ternyata hasilnya sama saja. Alah paling masih ada sisa-sisa pertalite, jadi mesin rasanya berat. Isi full tank pertamax lagi setelah indikator tinggal 1 bar. Hasilnya? sama saja. Fix ini sih karena olinya. Disamping itu untuk keadaan berhenti lampu merah mudah sekali bikin kipas radiatornya nyala. Padahal Yamalube Super sport gak gitu banget. Ya saya sih maklum karena harganya lebih murah dari Yamalube Super Sport (entah berapa sih.haha tapi seingatku 40ribuan lah). Jadi kalau anda pakai motor R15 pakai oli ini untuk harian, saya sarankan untuk berpikir 2 kali sebelum beli. Untung saya pakai cuman 500KM, karena setelah itu sudah mencapai 1000 KM dan saatnya ganti filter oli pertama dan inreyen selesai. Setelah drain, saya juga lupa untuk ukur penyusutan olinya. Ya gak fair juga karena cuman dipakai 500an KM.

3. Shell Advance AX7
Harga: Rp. 49.000
Volume yang diisi: 1 Liter
Masa inreyen sudah selesai. ARtinyaa saat itu sudah 1000 KM. Ya lama juga sih mencapai 1000 KM, sekitar 2 bulanan. Soalnya Beli motor ini saat puasaan Bulan Mei. Karena merasa tertarik dengan performa oli dari Shell, akhirnya memilih AX7. Tebakanku sih rasanya akan sama dengan Yamalube Sport. Harganya kisaran 40ribuan. Oh iya, penggantian oli dibarengi dengan filter oli, jadi isi 1 liter. Setelah keluar bengkel resmi, kesan pertama kalau ini sama dengan Yamalube Sport ternyata salah. Ya setara dengan Yamalube Super Sport kalau soal performa, sama persis lah. Tapi ketika 2-3 KM keteum lampu merah langsung hawa panas mesin terasa dan kipas raditor menyala. Yahh ternyata soal peredaman suhu masih lebih baik Yamalube Super Sport. Ya lagi-lagi harus maklum karena harganya dibawah 50ribu. Dan inilah kelemahannya. Tapi performa akselarasi mesin terjaga hingga 1200 KM. Ya sama lah dengan Yamalube Super Sport. Oli ini juga saya gunakan saat perjalanan membawa motor R15 ke perantauan dari Malang ke Pacitan. Karena untuk touring ya rasanya oke aja. Tanpa macet, jarang lampu merah. Panas mesin gak begitu menyengat. Cocoklah bagi konsumen yang nyari oli murah dibawah 50ribu. Untuk penyusutan oli setelah drain, hasilnya volume oli berada pada 80% volume botol oli bekas ukuran 1 liter. Ya mungkin kisaran 750-780 ML lah.

4. Castrol Power 1
Harga: Rp. 46.000
Volume yang diisi: 900ML
Oke, dapat lagi oli murah kisaran dibawah 50ribu. Tebakanku sih sama lah dengan Shell Advance AX7. Karena saya cukup sering pakai di Yamaha Jupiter MX. Setelah ganti Oli sendiri dan coba test berkendara, kesan pertama adalah BIASA. Memang performa tidak berat seperti Yamalube Sport, tapi tidak sebagus Yamalube Super Sport. Untuk panas mesin sih karena saya sudah diperantauan yang notabene jalanannya tidak pernah macet ya saya nilai biasa saja sih, gak bikin mesin panas. Karena dibuat perjalanan kost ke kantor terus-terusan, ehh tiba-tiba sudah 1500 KM aja. Gak terasa aja, karena performanya terasa sama saja dari 0-1500 KM. Setelah itu baru terasa mesin agak kasar. Akhirnya muncul juga tanda-tanda oli minta ganti. TApi tetap penggantian di 2000 KM. Coba drain dan diukur penyusutan oli juga kisaran 80% botol oli volume 1 liter.

5. Shell Advance Ultra
Harga : Rp. 95.000
Volume yang diisi: 900 ML
Akhirnya saya beranikan coba oli dengan harga di atas 100 ribu. Setelah searching-searching harga oli yang di atas 100 ribu,   pilihannya antara Shell Advance Ultra, Motul 5100 dan Liquimoly Street. Iseng coba dari shell aja dulu, karena kalau motul kayaknya sudah pasti bagus. Oh ya, ternyata coba cari ditoko langganan ternyata harganya dibawah 100ribu(padahal di tokopedia kisaran 105-115,ada juga 120). Tapi ya gitu botolnya model lama dan kayaknya tersimpan digudang belakang (tidak dipasang pada display). Jadi ya oli ini kayaknya lama sekali digudang. Setelah diisi 900 ML dan coba berkendara, kesan pertama soal performanya adalah "SAMA DENGAN YAMALUBE SUPER SPORT". Saya juga kaget, masa iya oli harga 100 ribuan sama dengan oli 70ribuan?. Saya coba hingga 500 KM juga rasanya sama. Fix performanya sama dengan Yamalube Super Sport. Setelah menempuh 1500 KM baru sadar kalau bentar lagi sudah mulai ganti oli lagi. Tapi kkok rasanya performanya gak turun-turun. Tarikannya juga ya memang standard seperti Yamalube Super Sport, juga suara mesin gak begitu kasar. Barulah 1800 KM performa turun dan suara mesin mulai kasar. Oh jadi tahu deh kelemahannya dimana. Setelah drain 2000 KM dan diukur ya tetap volume penyusutan gak begitu banyak. Untuk ukuran oli 100ribuan sih kurang rekomended. Karena oli diharga segitu harusnya menawarkan performa yang lebih. Tapi ini malah ke durability yang performanya terjaga hingga 1500 KM. Yah tiap pabrikan oli pasti punya pandangan berbeda soal produk "yang bagus". Bisa juga oli yang saya pakai ini karena berada digudang terlalu lama (gak laku-laku) jadinya terasa turun "rasanya". Entah lah.....

6. Motul 5100
Harga: Rp. 129.000
Volume yang diisi: 1 Liter
Kurang Puas dengan oli Diatas 100ribu, kali ini saya coba oli Motul 5100 yang banyak review positif soal performa. Langsung cari toko langganan, ditebus dengan harga 129.000. Entah itu mahal atau murah, yang penting coba dulu. Oh iya, penggantian filter oli juga sudah tiba saatnya, jadi oli wajib isi 1 liter. Setelah diisi dan coba berkendara, hasilnya adalah puas. Kalau anda berharap oli ini membuat motor anda tarikannya jadi beringas dan meledak-ledak, maka anda salah besar. Tapi, oli ini bikin tarikan jadi enteng. Buka gas sedikit RPM sudah cepat nendang ke 6000 KM. Motor memang terasa tidak liar, lebih tepatnya tarikannya halus serta signifikan naik dengan mudah. AWalnya sih saya berpikir performanya bikin motor mudah wheelie atau bahkan tarikannya kayak dijambak kebelakang. Ternyata tidak, halus namun nyyyuutttt tiba-tiba sudah 6000 RPM. Mantap lah. Cuman ketika 1200-1500 mesin terasa kasar, tapi performanya gak turun signifikan. Baru 1700-1800 KM udah mulai turun, tapi gak sampai signifikan. 2000 KM sudah sampai, dan saatnya untuk drain. Hasilnya ya tetap 80% volume botol oli 1 liter.


7. Pertamina Fastron Techno Hijau
Harga: Rp. 73.000 (SPBU PERTAMINA)
Volume yang diisi: 900 ML
AWalnya tergiur juga dengan review mengenai oli "sesat" ini. Maklum sejatinya oli ini untuk mobil. Tapi karena setelah baca refrensi terpercaya di kaskus yang menjabarkan bahwa kandungan dari oli ini tidak bikin slip kopling motor manual dengan kopling tipe plat basah. Dan oli ini juga ada logo Lamborghini, entah maksudnya official sponsor atau kerjasama atau gimana yah.hahaha mungkin bisa dipakai di mobil Supercar Lamborghini. 

Pertamina?



Apa maksudnya coba pasang tulisan Pertamina?

Temukan logo Pertamina


OK langsung kita review setelah diisi ke mesin. Secara performa sih sama banget dengan Yamalube Super Sport. Secara akselarasi lho ya, tapi secara meredam suara mesin lebih bagus, dan juga mesin tidak mudah panas (menurutku). Performa oli terjaga hingga 2000 KM, bahkan oli ini saya pakai hingga 2200 KM karena sekalian service 3-4 bulanan. DAn hasilnya sih memang di KM segitu oli masih terasa enak, tapi ya mulai ada gejalan mesin kasar. Overall puas banget lah dengan oli ini. Saya sih bukan penyuka performa tinggi, karena saya berkendara diksaran 5000-6000 RPM saja.hahaha maklum irit bensin. Jadi kalau anda ingin nyari oli yang sangat durable, ini bisa jadi opsi. Untuk oli ini saya tidak ukur penyusutannya, karena tidak saya ganti sendiri.


Itu semua adalah merk oli yang pernah saya review. Dan tiap oli pasti ada plus dan minusnya, tinggal bagaimana keinginan kita dan kemampuan budget kita. Saya sih tidak bisa menyarankan mana oli yang harus anda pakai. Karena tiap orang punya karakter berbeda dalam berkendara. Jadi, ketika anda membaca ulasan ini, saya harap anda sudah bisa membayangkan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semuanya, kurang lebihnya saya mohon maaf.